Barometer Bali | Bangli – Wakil Bupati Bangli, I Wayan Diar, secara resmi membuka sekaligus menghadiri Paruman Madya II Majelis Desa Adat (MDA) Kabupaten Bangli di Gedung Bukti Mukti Bakti (BMB) Kantor Bupati Bangli pada Kamis, 11 Desember 2025. Mengusung tema “Satya Mukhyaning Dharma”, acara ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat peran adat dalam tata kelola desa, pelestarian budaya, serta mengantisipasi tantangan di era digital.
Paruman Madya II ini bertujuan penting untuk menyampaikan pertanggungjawaban pengurus MDA periode sebelumnya, menyusun program kerja strategis untuk lima tahun ke depan, dan memilih kepengurusan baru.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati I Wayan Diar menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan seluruh elemen adat. Ia menyoroti kekuatan fundamental lembaga adat dalam menjaga ketertiban sosial dan mencegah konflik.
“Adat memiliki kekuatan besar dalam menata ulang dan mencegah konflik. Kami berharap pengurus adat dapat ikut menjaga wilayahnya, semoga nanti terjadi sinkronisasi antara pemerintah dengan desa adat supaya bersinergi membangun Bangli,” ujar Wabup Diar.
Wabup juga memberikan penekanan khusus terkait dampak kemajuan teknologi. “Jangan tutup mata dengan teknologi. Lembaga adat harus mampu mencegah masuknya narkoba ke desa, sehingga generasi kita tidak rusak,” tegasnya, menyerukan agar desa adat mengambil peran aktif dalam menjaga moral dan generasi muda dari pengaruh negatif teknologi.
Sementara itu, dalam sambutan Bendesa Agung yang dibacakan oleh Ida Bagus Parsa (Pemucuk Dharma Pamiteket MDA Prov. Bali), menyampaikan ucapan selamat atas pelaksanaan Paruman Madya II di Kabupaten Bangli. Ia berharap paruman ini dapat menghasilkan keputusan yang mengedepankan filosofi “segilik, suguluk, subayantake” (bersatu, seiya sekata, sejahtera).
”Hampir 70% kegiatan adat bermuara di desa adat. Jadi, desa adat menjadi ujung tombak dalam menjaga dan melestarikan adat dan budaya,” jelasnya. Ia juga berharap kepengurusan yang baru dapat menjalin kerja sama yang erat dengan pemerintah daerah dalam memajukan daerah.
Kepengurusan Baru MDA Dilantik
Setelah melalui tahapan dan penjaringan yang panjang, Paruman Madya II ini menetapkan dan melantik jajaran pengurus MDA Kabupaten Bangli untuk periode 2025-2030, yaitu:
- Bandesa Madya: Ir. I Ketut Kayana, M.S.
- Patajuh I: I Nyoman Wandri, S.Ag., M.Ag.
- Patajuh II: I Made Yada
- Panyarikan Madya: I Jro Saba, S.Sos.
- Patengen Madya: I Nengah Miasa, S.S., M.Pd.H.
Acara Paruman Madya II ini turut dihadiri oleh perwakilan Forkopimda Kabupaten Bangli, perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Bangli, PHDI Kabupaten Bangli, unsur TNI/Polri, perangkat daerah terkait dari Provinsi Bali, perangkat daerah terkait di lingkungan Pemkab Bangli, serta para pengurus MDA dari tingkat provinsi hingga desa adat. (rah)











