Wabup Tjok Surya Buka Rapat Penyamaan Persepsi LKD se-Bali: Arsip Adalah Saksi Sejarah dan Penyelamat Negara

IMG-20260413-WA0008_VkDk72Ag4f
Foto: Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra, mewakili Bupati Klungkung secara resmi membuka Rapat Penyamaan Persepsi Kepala Lembaga Kearsipan Daerah (LKD) se-Bali, di Kenyeri Garden & Shala, Jl. Hasanudin No.23, Semarapura Kauh, Klungkung, Senin (13/4). (barometerbali/rah)

Barometer Bali | Klungkung – Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra, mewakili Bupati Klungkung secara resmi membuka Rapat Penyamaan Persepsi Kepala Lembaga Kearsipan Daerah (LKD) se-Bali. Acara yang mempertemukan para pengelola arsip dari seluruh kabupaten/kota di Bali ini diselenggarakan di Kenyeri Garden & Shala, Jl. Hasanudin No.23, Semarapura Kauh, Klungkung, Senin (13/4).

Dalam sambutan tertulis Bupati Klungkung yang dibacakan oleh Wabup Tjok Surya, ditekankan bahwa penyamaan persepsi merupakan langkah krusial dalam dunia kearsipan. Ketidaksamaan pandangan seringkali menjadi akar kegagalan dalam pelaksanaan program-program daerah.

Berita Terkait:  Pimpin Apel Disiplin di Kantor BPKAD, Sekda Eddy Mulya Tekankan Sinergitas Optimalisasi Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Denpasar

“Penyamaan persepsi adalah sebuah keharusan. Melalui keselarasan visi dan kebijakan, kita dapat menghindari kesalahan dan meningkatkan kualitas tata kelola kearsipan ke depannya,” ujar Wabup Tjok Surya.

Lebih lanjut, beliau menjelaskan peran strategis Lembaga Kearsipan Daerah (LKD) sebagai perangkat daerah yang bertanggung jawab mengelola arsip statis, inaktif, serta melakukan pembinaan kearsipan sesuai dengan Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2009.

Di sela-sela sambutannya, Wabup Tjok Surya memberikan penekanan khusus mengenai nilai emosional dan hukum dari sebuah arsip. Beliau menyebutkan bahwa petugas arsip memiliki tanggung jawab mulia dalam menyelamatkan sejarah negara.

Berita Terkait:  Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber Jadi Fokus Gathering Pariwisata “Rejuvenate Sanur”

“Arsip adalah saksi sejarah yang tidak bisa dibantah. Mereka mungkin terlihat diam, namun mereka akan hadir dan berbicara saat kita sangat membutuhkannya, terutama dalam pembuktian hukum dan pelestarian nilai-nilai sejarah bangsa,” tambahnya.

Sementara Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Klungkung, I Komang Gde Wisnuadi, menyampaikan adapun tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini sebagai media pertemuan dan anjangsana bagi para penyelenggara kearsipan tingkat Kabupaten/Kota dengan Provinsi, baik Kepala LKD maupun para Arsiparis di seluruh Bali. Memberikan informasi dan masukan guna menyamakan persepsi terkait program dan kegiatan di masa mendatang, terutama yang berkaitan dengan Instrumen Pengawasan serta Menumbuhkembangkan rasa kebersamaan dan kekeluargaan sebagai ikatan profesi yang sama bagi para pengelola kearsipan (Arsiparis). “Peserta kegiatan terdiri dari LKD Provinsi Bali, Para Kepala LKD Kabupaten/Kota se-Bali, Para Kepala Bidang yang menangani kearsipan, Para Arsiparis,” jelasnya. (rah)

Berita Terkait:  Transportasi IBTK 2026 Ditata Ketat, Shuttle Gratis, Area Parkir 2.267 Kendaraan, dan Pantau Kepadatan secara Digital

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI