Wabup Klungkung Buka Kejuaraan Daerah Akuatik Indonesia Pengprov Bali 2026 di Tirta Srinadi

IMG-20260214-WA0036_HAFexHeu7a
Foto: Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra, secara resmi membuka Kejuaraan Daerah (Kejurda) Akuatik Indonesia Pengprov Bali Tahun 2026 yang digelar di Kolam Renang Wisata Tirta Srinadi, Klungkung, Sabtu (14/2). (barometerbali/rah)

Barometer Bali | Klungkung – Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra, secara resmi membuka Kejuaraan Daerah (Kejurda) Akuatik Indonesia Pengprov Bali Tahun 2026 yang digelar di Kolam Renang Wisata Tirta Srinadi, Klungkung, Sabtu (14/2).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Akuatik Indonesia Pengprov Bali bersama Akuatik Indonesia Kabupaten Klungkung ini diikuti oleh atlet-atlet renang dari berbagai kabupaten/kota se-Bali. Kejurda ini menjadi ajang penting dalam menjaring bibit-bibit atlet potensial yang akan dipersiapkan untuk mengikuti kejuaraan di tingkat nasional maupun internasional.

Dalam sambutannya, Wabup Tjokorda Gde Surya Putra menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kejuaraan ini di Kabupaten Klungkung. Menurutnya, ajang seperti ini tidak hanya menjadi wadah kompetisi, tetapi juga momentum untuk mempererat persaudaraan antar-atlet serta meningkatkan semangat sportivitas.

Berita Terkait:  Bupati dan Wakil Bupati Klungkung Terima Kunjungan Silaturahmi Kapolres Baru

“Pemerintah Kabupaten Klungkung sangat mendukung kegiatan olahraga, termasuk cabang akuatik. Melalui kejuaraan ini, kita harapkan lahir atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Bali, khususnya Klungkung. Diharapkan dari lomba renang ini semakin berkembang dan mampu mencetak atlet-atlet unggulan yang siap bersaing di level yang lebih tinggi.,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Kejurda, Agus Pradnyana Jaya, dalam laporannya menyampaikan bahwa Kejurda tahun ini merupakan momentum bersejarah bagi dunia olahraga akuatik di Bali.

Berita Terkait:  Bupati Sanjaya Buka Lokasabha VI Pratisentana Bendesa Manik Mas (PBMM) Tabanan

“Kejurda ini merupakan Kejurda perdana setelah hampir 10 tahun vakum. Momentum ini menjadi sejarah baru kebangkitan olahraga akuatik di Bali,” ungkapnya.

Ia juga menjelaskan bahwa jumlah peserta dalam Kejurda kali ini mencapai kurang lebih 400 orang yang terdiri dari atlet-atlet renang terbaik dari seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Bali. Selain itu, Kejurda ini turut diikuti oleh 10 atlet luar negeri yang hadir sebagai sparing partner bagi atlet-atlet lokal.

Berita Terkait:  Launching Angkutan Siswa Gratis, Bupati Satria Perluas Layanan hingga Dawan

“Hal ini tentu menjadi pengalaman berharga dalam meningkatkan kualitas dan daya saing atlet Bali,” tambahnya.

Lebih lanjut disampaikan bahwa ajang Kejurda ini bukan sekadar perlombaan, melainkan juga menjadi ajang seleksi bagi atlet-atlet Bali untuk dapat lolos dan mewakili daerah pada Kejuaraan Nasional mendatang. Oleh karena itu, kompetisi ini memiliki nilai strategis dalam upaya pembinaan dan peningkatan prestasi olahraga, khususnya cabang olahraga renang. (rah)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI