Wagub Giri Prasta Apresiasi Karangasem Festival, Bukti Budaya Mampu Sejahterakan UMKM

IMG-20260623-WA0001
Foto: Wagub Giri Prasta saat menutup secara resmi Karangasem Festival 2026 yang menjadi rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Amlapura ke-386 di Taman Budaya Candra Bhuana, Amlapura, Senin (22/6/2026). (barometerbali/rah)

Barometer Bali | Karangasem – Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, mengapresiasi sukses penyelenggaraan Karangasem Festival 2026 yang dinilainya mampu membuktikan bahwa kegiatan berbasis budaya tidak hanya menjadi sarana pelestarian tradisi, tetapi juga mampu memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Hal tersebut disampaikan Giri Prasta saat menutup secara resmi Karangasem Festival 2026 yang menjadi rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Amlapura ke-386 di Taman Budaya Candra Bhuana, Amlapura, Senin (22/6/2026).

Menurutnya, keberhasilan sebuah festival budaya tidak cukup diukur dari kemeriahan acara atau banyaknya pengunjung, tetapi juga dari dampak ekonomi yang dirasakan masyarakat.

“Kami mendapat laporan dari Bapak Bupati bahwa selama empat hari pelaksanaan festival telah terjadi transaksi lebih dari Rp1 miliar. Ini menunjukkan kegiatan budaya mampu memberikan dampak nyata bagi perekonomian masyarakat, khususnya UMKM di Karangasem,” ujar Giri Prasta.

Berita Terkait:  Menuju UMKM Bali Mendunia, Koster Genjot Perlindungan Hak Kekayaan Intelektual

Berdasarkan laporan panitia, Karangasem Festival 2026 berhasil mencatat total perputaran ekonomi sebesar Rp1,445 miliar. Sebanyak 32 pelaku UMKM membukukan transaksi senilai Rp358 juta, sementara 85 pelaku usaha kuliner mencatat transaksi mencapai Rp1,087 miliar.

Bagi Giri Prasta, capaian tersebut menjadi bukti bahwa pelestarian budaya dapat berjalan beriringan dengan penguatan ekonomi kerakyatan. Festival budaya, menurutnya, harus mampu menjadi ruang bagi pelaku UMKM, ekonomi kreatif, dan masyarakat untuk berkembang.

Ia menilai Karangasem Festival telah berhasil memadukan pertunjukan seni, promosi budaya, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat dalam satu rangkaian kegiatan yang saling menguatkan.

Selain mengapresiasi dampak ekonomi yang dihasilkan, Giri Prasta juga memuji semangat masyarakat Karangasem dalam menjaga harmoni sosial dan melestarikan budaya Bali. Menurutnya, modal sosial tersebut menjadi fondasi penting dalam membangun daerah.

“Semua insan memiliki kedudukan yang sama. Ini yang saya lihat dan telah diterapkan dengan baik di Kabupaten Karangasem,” katanya.

Berita Terkait:  Peringati HKG PKK Ke-54, TP. PKK Badung Tampil Optimis Dalam Lomba Provinsi Bali

Ia juga memberikan penghargaan kepada para seniman Karangasem yang dinilai konsisten menjaga dan merawat warisan budaya Bali di tengah perkembangan zaman.

“The Spirit of Bali itu ada di Karangasem. Karangasem mampu menunjukkan jati dirinya sebagai kekuatan budaya Bali,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Giri Prasta kembali menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Bali untuk terus mendukung pembangunan di Kabupaten Karangasem melalui konsep One Island, One Management, One Command, sehingga pembangunan antarwilayah dapat berjalan secara terintegrasi.

Sementara itu, Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata atau Gus Par, mengatakan Karangasem Festival tahun ini memang dirancang bukan sekadar menjadi hiburan masyarakat, tetapi juga sebagai wadah pelestarian budaya, promosi pariwisata, dan penguatan ekonomi lokal.

Menurutnya, nilai transaksi yang mencapai Rp1,445 miliar menunjukkan bahwa festival budaya mampu menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi masyarakat yang efektif.

Berita Terkait:  Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pemkab Tabanan Gelar Aksi Resik Sampah

“Festival ini membuktikan bahwa ketika budaya, pariwisata, dan UMKM dipadukan dalam satu kegiatan, manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat,” ujar Gus Par.

Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Karangasem akan terus mengembangkan kegiatan budaya sebagai bagian dari strategi pembangunan daerah. Festival-festival budaya ke depan diharapkan tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi kreatif, memperluas peluang usaha bagi UMKM, sekaligus meningkatkan daya tarik pariwisata Karangasem.

Mengusung tema Hari Jadi Kota Amlapura ke-386, “Tidak Mudah, Tapi Harus Bisa”, Gus Par mengajak seluruh masyarakat menjaga semangat gotong royong, inovasi, dan kolaborasi dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan.

Menurutnya, dengan dukungan seluruh elemen masyarakat, pembangunan Karangasem akan terus diarahkan menuju visi AGUNG (Aman, Gigih, Unggul, Nyaman, dan Lohjinawi), sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat sekaligus memperkuat posisi Karangasem sebagai salah satu pusat budaya Bali. (rah)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI