Walikota Jaya Negara Dampingi Kunjungan Mendag, Budi Santoso di Pasar Nyanggelan Denpasar

IMG-20250909-WA0021_k94Lh8GE5n
Foto : Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara mendampingi Kunjungan Kerja Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Dr. Budi Santoso, M.Si, di Pasar Nyanggelan, Kelurahan Panjer, Kecamatan Denpasar Selatan, Selasa (9/9). (barometerbali/ayu/rah)

Barometer Bali | Denpasar – Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara mendampingi Kunjungan Kerja Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Dr. Budi Santoso, M.Si, di Pasar Nyanggelan, Kelurahan Panjer, Kecamatan Denpasar Selatan, Selasa (9/9). Kunjungan tersebut dilaksanakan guna melaksanakan pemantauan harga kebutuhan pokok.

Dimana, Mendag Budi Santoso mengatakan bahwa pasokan dan harga bahan kebutuhan pokok di Pasar Nyanggelan relatif stabil, aman, dan bahkan berada di bawah harga acuan pemerintah. Dimana, beberapa komoditas menurutnya memang mengalami kenaikan, namun masih dalam batas harga acuan. Misalnya, beras standar SPAP untuk 5 kilogram seharusnya Rp65.500, tetapi di Pasar Nyanggelan dijual Rp60.000, jadi masih lebih murah.

Berita Terkait:  Bupati Satria Serahkan Bantuan Sembako Warga Terdampak Abrasi di Pantai Monggalan Kusamba

“Harga ayam Rp40.000/kg sesuai harga acuan, telur Rp27.500/kg di bawah acuan Rp30.000, minyak goreng Rp15.700/liter, dan cabai Rp35.000/kg, padahal harga acuannya Rp55.000/kg. Jadi semua masih terkendali dan pasokan lancar. “Untuk itu saya ucaokan terima kasih Kepad aBapak Wali Kota Denpasar beserta Dinas,” ucap Mendag Budi Santoso

Lebih lanjut, Mendag Budi Santoso menegaskan pentingnya menjaga pasokan dan distribusi agar tidak terhambat. Ia menyebut pemerintah terus berkoordinasi dengan daerah melalui Sistem Pemberian Pelayanan Keperawatan Profesional (SP2KP) untuk memonitor harga dan pasokan setiap hari.

Berita Terkait:  Kader Posyandu Desa Terima Paket Sembako, Diserahkan Ny. Eva Satria Dalam Aksi Sosial TP. Posyandu Provinsi Bali

“Dengan SP2KP, kita bisa tahu kondisi harga dan ketersediaan pasokan di semua daerah, termasuk pelosok, secara real time. Jika ada kenaikan harga atau pasokan berkurang, kita langsung bisa koordinasi dengan pemerintah daerah, asosiasi petani, hingga suplier,” tambahnya.

Sementara itu, Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara mengapresiasi kunjungan Menteri Perdagangan sekaligus menegaskan bahwa stabilitas harga di Denpasar juga berkat upaya rutin Disperindag Kota Denpasar. Dimana, Disperindag selalu memantau pasar, berkoordinasi dengan suplier, serta rutin menggelar pasar murah dua kali sebulan. Untuk LPG, kami juga sudah berkoordinasi dengan Pertamina sesuai daftar kebutuhan.

Berita Terkait:  Bukan Sekadar Papan Nama, Gubernur Koster Dorong Dekopinwil dan Dekopinda Bali Jadi Lokomotif Ekonomi Kerthi Bali

Dengan adanya pemantauan langsung dari Mendag RI, diharapkan stabilitas harga dan pasokan kebutuhan pokok di Denpasar dapat terus terjaga, sehingga masyarakat tetap tenang dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Jika ada keterbatasan pasokan, segera ditangani lewat operasi pasar murah. Demikian pula dengan Bulog, kami terus bekerja sama melalui pasar pangan dan pasar murah agar masyarakat tetap terlayani dengan baik,” jelas Jaya Negara. (ayu/rah)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI