Ilustrasi: Hujan lebat dan penyakit yang perlu diwaspadai di musim hujan. (barometerbali/213)
Denpasar | barometerbali – Musim hujan memang seringkali menyebabkan peningkatan kasus penyakit, terutama yang terkait dengan kelembaban dan kebersihan.
Direktur Utama RSU Puri Raharja, dr. Gede Bagus Darmayasa, MM., M.Repro menyampaikan beberapa penyakit yang umumnya muncul saat musim hujan.
“Yang pertama influenza (flu), di mana perubahan cuaca membuat tubuh lebih rentan terhadap serangan virus. Selanjutnya batuk dan pilek. Kelembaban udara yang tinggi memudahkan penyebaran kuman,” ungkapnya saat dihubungi Minggu (22/12/2024).
Yang tak kalah penting untuk diwaspadai adalah demam berdarah. Musim hujan meningkatkan populasi nyamuk yang menyebarkan penyakit ini.
“Selain itu yang kerap muncul adalah diare. Kondisi kebersihan yang buruk dan air yang terkontaminasi menyebabkan peningkatan kasus diare,” lanjutnya.
Penyakit lainnya adalah Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Perubahan cuaca dan kelembaban yang tinggi memudahkan penyebaran kuman.
Ia menambahkan, kelembaban yang tinggi dapat menyebabkan infeksi kulit seperti jamur dan bakteri.
dr Bagus memberikan tips cara mencegah penyakit saat musim hujan di antaranya makan makanan bergizi. Konsumsi makanan kaya vitamin dan mineral untuk meningkatkan imun.
“Minum air yang cukup. Pastikan asupan air bersih untuk menjaga hidrasi tubuh. Olahraga teratur. Aktivitas fisik dapat membantu meningkatkan imun. Tidur yang cukup. Pastikan waktu tidur yang adekuat untuk menjaga kesehatan. Menggunakan payung atau pelindung. Lindungi diri dari paparan hujan langsung. Mencuci tangan. Lakukan dengan teratur, terutama setelah menggunakan fasilitas umum. Menghindari kerumunan. Kurangi risiko penularan penyakit dengan menghindari kerumunan orang,” papar dr Bagus.
Tak lupa juga langkah pertolongan pertama jika kita mengalami gejala penyakit. Pertama konsultasikan dengan dokter.
“Isolasi diri untuk mencegah penularan. Minum obat sesuai resep dokter dan istirahat yang cukup. Semoga informasi ini membantu Anda menjaga kesehatan selama musim hujan,” pungkas dr Bagus. (213)
Editor: Ngurah Dibia











