Wawali Arya Wibawa Hadiri Pangukuhan Prajuru Desa Adat Pedungan

IMG-20260317-WA0015_cHRdYrDu1Q
Foto : Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa dalam kesempatan menghadiri pelaksanaan pengukuhan dan prosesi upacara Majaya-jaya Bendesa Adat Pedungan Masa Bakti 2026-2031, Selasa (17/3) di Bale Agung Pura Desa Adat Pedungan, Denpasar Selatan. (barometerbali/pur/rah)

Barometer Bali | Denpasar – Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, menghadiri Upacara Pangukuhan dan Majaya-jaya Prajuru Desa Adat Pedungan Masa Bakti 2026–2031, Selasa (17/3), di Bale Agung Pura Desa Adat Pedungan, Denpasar Selatan.

Upacara berlangsung khidmat, dipuput oleh Ida Pedanda Gede Watulumbang Sibang. Turut hadir Anggota DPRD Provinsi Bali I Gusti Ngurah Gede Marhaendra Jaya, Ketua MDA Kota Denpasar I Ketut Wisna, Anggota DPRD Denpasar Anak Agung Ngurah Gede Wirawan, serta Kadis Kebudayaan Denpasar Raka Purwantara.

Berita Terkait:  Bangli Optimistis Tingkatkan Predikat Kabupaten Layak Anak di Tahun 2026

Dalam kesempatan tersebut, dibacakan SK MDA Provinsi Bali tentang Penetapan dan Pengukuhan Prajuru Desa Adat Pedungan, dengan menetapkan I Ketut Dantara sebagai Bendesa Adat yang dikukuhkan oleh Ketua MDA Kota Denpasar.

Wawali Arya Wibawa di sela-sela kegiatan mengapresiasi pelaksanaan upacara tersebut sebagai bagian dari kesinambungan tata kelola adat. Arya Wibawa menekankan pentingnya sinergi desa adat dan pemerintah dalam menjaga budaya serta mendukung pembangunan berbasis kearifan lokal.

Berita Terkait:  Wawali Arya Wibawa Tinjau Nominasi 16 Besar Ogoh-Ogoh Kesanga Festival di Dentim

“Peran Bendesa Adat sangat penting dalam menjaga harmoni dan nilai budaya Bali. Sinergi harus terus diperkuat,” ujar Wawali Arya Wibawa.

Pada kesempatan itu, Wawali Arya Wibawa juga menyerahkan piagam penghargaan kepada I Gusti Putu Budiarta atas pengabdian sebagai Bendesa Adat sebelumnya.

Sementara itu, Ketua MDA Kota Denpasar, I Ketut Wisna, mengapresiasi dedikasi prajuru sebelumnya dan berharap prajuru yang baru dapat terus bersinergi mendukung pembangunan, termasuk dalam program penanganan sampah, pemberdayaan perempuan, dan yowana.

Berita Terkait:  Gubernur Koster Dukung Target Nasional 250 Juta Penduduk Gunakan Sistem Bansos Digital

Sementara Ketua Panitia pemilihan Bendesa Adat Pedungan, I Made Alit Wisnu Putra, menjelaskan bahwa pemilihan Bendesa Adat dilakukan melalui paruman desa dengan melibatkan perwakilan lima banjar. Melalui mekanisme musyawarah dan voting, I Ketut Dantara dari Banjar Puseh terpilih sebagai Bendesa Adat Pedungan.

“Dengan pengukuhan ini, diharapkan prajuru yang baru dapat menjalankan tugas dengan baik berlandaskan nilai Tri Hita Karana,” ujarnya. (Pur/rah)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI