Wawali Arya Wibawa Hadiri Pemelaspasan Pelinggih Parahyangan Pura Desa Adat Pedungan

IMG-20251105-WA0030
Foto: Wawali Arya Wibawa dalam kesempatan menghadiri acara Upacara Pemlaspasan Pelinggih Parahyangan Pura Desa Adat Pedungan, Rabu (5/11). (barometerbali/win/rah)

Barometer Bali | Denpasar – Bertepatan dengan Purnama Kalima yang jatuh pada Buda Umanis Julungwangi, Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa menghadiri Upacara Pemlaspasan Pelinggih Parahyangan Pura Desa Adat Pedungan, Rabu (5/11).

Turut hadir pada kesempatan itu, Anggota DPRD Kota Denpasar Anak Agung Ngurah Gede Wirawan, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Perkim) Kota Denpasar, I Gede Cipta Sudewa Atmaja, Kabag Kesra Sekretariat Daerah Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Surya Antara, tokoh masyarakat Pedungan dan lainnya.

Pada kesempatan itu, Wawali Arya Wibawa juga berkesempatan melaksanakan prosesi Mendem Pedagingan, dan juga menyerahkan secara simbolis bantuan Pemerintah Kota Denpasar, yakni bantuan Hibah Barang Anggaran Induk 2025 dari Dinas Perkim untuk renovasi Pura Desa Adat Pedungan senilai Rp1.300.000.000.

Berita Terkait:  Bupati Satria Serahkan Bantuan Sembako kepada Warga Sakit di Banjarangkan

Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa dalam kesempatan itu, memberikan apresiasi atas semangat gotong-royong dan kebersamaan masyarakat dalam mendukung pembangunan di Pura Desa Adat Pedungan. Hal ini sesuai dengan Visi Kota Kreatif Berbasis Budaya Menuju Denpasar Maju dengan sepirit Vasudhaiva Khutumbakam yang bermakna kita semua bersaudara.

Lebih jauh, pihaknya mengatakan bahwa upacara pemelaspasan serangkaian rampungnya Pelinggih Parahyangan ini merupakan momentum bagi seluruh masyarakat untuk selalu eling dan meningkatkan srada bakti kepada Ida Sang Hyang Widi Wasa, sehingga dapat menjadi momentum untuk menjaga keharmonisan antara parahyangan, palemahan, dan pawongan sebagai impelementasi dari Tri Hita Karana.

Berita Terkait:  Ringankan Beban Krama Bali, Pemkab Jembrana Gelar Upacara Manusa Yadnya Massal Gratis bagi 286 Peserta

“Dengan pelaksanaan upacara pemelaspasan ini mari kita tingkatkan rasa sradha bhakti kita sebagai upaya menjaga harmonisasi antara parahyangan, pawongan, dan palemahan sebagai implementasi Tri Hita Karana,” ujarnya.

Sementara Bendesa Adat Pedungan, Ir. I Gusti Putu Budiarta mengatakan adapun pelaksanaan renovasi Pelinggih ini telah dimulai sejak Mei 2025 lalu. Sebagai sebuah bangunan tempat ibadah yang memiliki usia yang cukup tua, renovasi bangunan ini tentunya diharapkan akan dapat memberikan energi positif bagi masyarakat desa setempat.

Berita Terkait:  Wawali Arya Wibawa Dukung Peran Bendega dalam Ketahanan Pangan di Pemerintah Kota Denpasar

“Kami sangat berterimakasih kepada Pemkot Denpasar. Dan kami berharap dengan pelaksanaan upacara ini agar dapat terus mempertahankan tradisi, adat, dan budaya serta keharmonisan umat di Kota Denpasar, khususnya masyarakat kami di Pura Desa Adat Pedungan,” katanya. (win/rah)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI