Wawali Arya Wibawa Hadiri Penutupan Lomba Bapang Barong dan Makendang Tunggal Yowana Desa Adat Peguyangan

WhatsApp Image 2025-04-13 at 19.46.44
Foto: Penutupan Lomba Bapang Barong, Mekendang Tunggal dan Tari Condong yang di gelar Yowana Desa Adat Peguyangan, di Wantilan Desa Adat Peguyangan, Minggu (13/4) malam. (barometerbali/ays/rah)

Barometerbali.com | Denpasar – Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa menghadiri penutupan Lomba Bapang Barong, Mekendang Tunggal dan Tari Condong yang di gelar Yowana Desa Adat Peguyangan, di Wantilan Desa Adat Peguyangan, Minggu (13/4) malam.  

Tampak hadir juga dalam kesempatan ini, Anggota DPRD Bali, Anak Agung Paramita Dewi, Anggota DPRD Kota Denpasar, Wayan Sutama, Camat Denpasar Utara, I Wayan Yusswara, Lurah Peguyangan, I Gede Sudi Arcana beserta unsur terkait lainnya.

Disela kegiatan, Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Winawa mengatakan, Tari Bapang Barong, Mekendang Tunggal dan Tari Condong di era sekarang ini sangat digandrungi oleh generasi muda di seluruh Bali, termasuk Denpasar. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya generasi muda yang piawai memainkan kendang dan bapang barong serta tari condong.

Berita Terkait:  Buka Bulan Bahasa Bali VIII, Bupati Badung Naikkan Dana Kreativitas Sekaa Teruna/Yowana

“Saya sangat mengapresiasi para generasi muda kita, khususnya Yowana Desa Adat Peguyangan, karena ini merupakan upaya memberikan pembinaan dan pengembangan sekaligus pelestarian sebuah kesenian sakral khususnya tari barong yang ada di Kota Denpasar. Hal ini dimaksudkan untuk memberikan kesempatan kepada para generasi muda menunjukkan tekniknya serta memanfaatkan olah kreativitas tangan dalam permainan kendang”, ungkapnya.

Lebih jauh Wawali Arya Wibawa juga menyampaikan, dari kegiatan ini nantinya diharapkan dapat memberikan pembinaan dan pengembangan sekaligus pelestarian, serta muncul bibit-bibit Penari Barong dan Pemain Kendang yang handal, serta di kemudian hari akan berguna untuk kelangsungan perjalanan kesenian sakral yang ada di Kota Denpasar, termasuk pelaksanaan Pesta Kesenian Bali.

Berita Terkait:  Rumah Singgah Pemkot Denpasar Resmi Beroperasi, Dihadirkan Sebagai Ruang Konsultasi dan Perlindungan Perempuan dan Anak

“Tentu ini akan menjadi salah satu langkah untuk menjaga kelangsungan kesenian Barong di Kota Denpasar,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Yowana Desa Adat Peguyangan, Anak Agung Rai Lanang Adi Wiranata mengungkapkan, kegiatan lomba Bapang Barong, Makendang Tunggal dan Tari Condong ini dilaksanakan dalam rangka HUT ke-2 Yowana Desa Adat Peguyangan yang jatuh tepat hari ini, yakni tanggal 13 April 2025.

Berita Terkait:  Perkuat Pendidikan Keagamaan, Pemkab Jembrana Hibahkan Lahan Sekolah ke Kemenag untuk Sekolah Widyalaya

Kegiatan ini sendiri berlangsung selama 2 hari, yaitu dari tanggal 12 – 13 April 2025. Adapun untuk Lomba Bapang Barong dan Makendang Tunggal dibagi menjadi dua, yakni hari pertama sebanyak 9 penampilan dan hari kedua sebanyak 8 penampilan. Sedangkan untuk Tari Condong diikuti sebanyak 16 peserta dan semua peserta berasal dari kabupaten se-Bali.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Denpasar terutama Bapak Wakil Walikota Denpasar karena sudah bisa hadir menyaksikan kegiatan ini dan memberikan dukungannya. Semoga kedepannya tradisi dan budaya ini bisa terus kami lestarikan terutama untuk generasi muda Kota Denpasar,” ujarnya. (ays/rah)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI