Wawali Arya Wibawa Hadiri Tumpek Wayang di Pura Agung Jagatnatha

IMG-20250816-WA0010_hWlHTkPD2S
Foto : Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa saat menghadiri persembahyangan bersama serangkaian Hari Tumpek Wayang, di Pura Agung Jagatnatha Denpasar, Sabtu (16/8/2025). (Barometerbali/ays/rah)

Barometer Bali | Denpasar – Pemerintah Kota Denpasar menggelar persembahyangan bersama serangkaian Hari Tumpek Wayang, di Pura Agung Jagatnatha Denpasar, Sabtu (16/8/2025). Persembahyangan bersama ini dihadiri langsung Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa.

Selain itu tampak hadir pula Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede, Sekda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana, Forkopimda Denpasar, serta kepala OPD Pemkot Denpasar.

Rangkaian upacara diawali dengan sesolahan Wayang Lemah, yang diiringi suara kekidungan. Upacara yang dipuput Ida Pedanda Gede Kompyang Telaga Griya Gede Telaga Sanur Denpasar ini pun berlangsung khidmat.

Berita Terkait:  Wali Kota Jaya Negara Dorong Ketepatan Waktu Penyusunan LPPD, LKPJ, dan SPM Tahun 2026

Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa mengatakan, peringatan Hari Tumpek Wayang merupakan hari suci pemujaan kepada Ida Sang Hyang Widi Wasa dalam manifestasinya sebagai Dewa Iswara yang berfungsi untuk menerangi kegelapan, memberikan pencerahan kehidupan di dunia serta mampu membangkitkan daya seni dan keindahan.

“Hari Tumpek Wayang adalah hari istimewa dalam kalender Bali yang ditandai dengan persembahyangan khusus untuk memuja wayang, sebagai ungkapan rasa terima kasih dan penghormatan. Pemerintah Kota Denpasar menggelar persembahyangan bersama ini untuk memperingati dan merayakan nilai-nilai budaya dan spiritual dalam masyarakat Bali,” ujarnya.

Berita Terkait:  Buka Pasamuhan Agung SKHDN, Koster Janjikan Layanan Khusus dan Perlindungan bagi Sulinggih

Lebih lanjut disampaikan, wayang dalam tradisi Bali dianggap sebagai media yang sakral dan dihuni oleh roh atau energi spiritual. Tumpek Wayang adalah momen untuk memberikan penghormatan kepada Dewa yang melindungi dan menginspirasi para seniman wayang.

Perayaan ini juga mencerminkan komitmen untuk memelihara dan melestarikan warisan budaya Bali, termasuk seni wayang yang kaya akan cerita dan nilai-nilai moral.

Berita Terkait:  Ketua BKOW, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa Hadiri Peringatan Hari Ibu Provinsi Bali

Wayang tidak hanya sebagai hiburan tetapi juga sebagai instrumen untuk menciptakan harmoni dalam masyarakat. Perayaan ini mengajarkan nilai-nilai seperti persatuan, saling menghormati, dan kerja sama. Upacara Tumpek Wayang memberikan kesempatan untuk membersihkan dan memurnikan diri secara spiritual, baik bagi para perajin wayang maupun bagi mereka yang mempersembahkan doa dan penghormatan.

“Dengan demikian Nilai-nilai adiluhung pada peringatan Hari Tumpek Wayang dapat memberikan keberkahan bagi seluruh masyarakat dalam melaksanakan swadarmanya masing-masing”, ungkapnya. (ays/rah)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI