Barometer Bali | Denpasar – DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali menggelar diskusi bersama generasi Z dan milenial dari berbagai daerah di Bali di Kantor DPD PDI Perjuangan Bali, Renon, Denpasar, Selasa (30/12/2025). Kegiatan ini menjadi ruang dialog strategis untuk membahas peran anak muda dalam menentukan arah masa depan Bali.
Diskusi dihadiri Ketua DPD PDI Perjuangan Bali Wayan Koster, Ketua Bidang Ekonomi Kreatif dan Ekonomi Digital DPD PDI Perjuangan Bali Pande Agus Widura, serta Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Tabanan Putu Eka Nurcahyadi. Ratusan anak muda tampak antusias mengikuti diskusi yang berlangsung interaktif dan penuh gagasan segar.
Dalam forum tersebut, peserta dan narasumber membahas penguatan peran generasi muda dalam sektor ekonomi kreatif dan ekonomi digital. Isu inovasi, literasi digital, serta kesiapan menghadapi tantangan global menjadi perhatian utama.
Ketua DPD PDI Perjuangan Bali Wayan Koster menegaskan bahwa generasi muda memiliki posisi strategis dalam pembangunan Bali ke depan.
“Anak-anak muda Bali harus berani berinovasi, menguasai teknologi digital, dan kreatif menciptakan peluang. Namun yang paling penting, tetap berakar pada nilai-nilai kebangsaan, budaya, dan jati diri Bali,” tegas Koster.
Ia juga menekankan bahwa kemajuan teknologi harus dimanfaatkan untuk hal-hal produktif. Menurutnya, ekonomi digital dan ekonomi kreatif adalah ruang besar bagi generasi muda untuk tumbuh, berkarya, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Menutup kegiatan, Wayan Koster menyampaikan apresiasi atas antusiasme peserta. Ia juga mengucapkan Selamat Tahun Baru 2026 kepada seluruh generasi muda Bali, seraya berharap momentum pergantian tahun menjadi semangat baru untuk berkontribusi lebih besar bagi daerah dan bangsa. (red)











