Barometer Bali | Mangupura – Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai kini menggunakan teknologi X-Ray Multi View Dual-Energy (MVXR) untuk pemeriksaan bagasi tercatat. Alat ini menggantikan sistem prescreening di pintu masuk terminal internasional. Langkah ini diambil untuk menciptakan perjalanan yang lebih lancar dan nyaman bagi penumpang.
General Manager Bandara Ngurah Rai, Ahmad Syaugi Shahab, menyebut kebijakan ini mengurangi titik interaksi yang berpotensi menimbulkan antrean.
“Penumpang internasional kini bisa langsung menuju meja check-in tanpa pemeriksaan awal di pintu masuk. Pemeriksaan hanya dilakukan sekali sebelum ruang tunggu keberangkatan,” jelasnya.
Teknologi MVXR terbukti mampu mendeteksi barang berbahaya lebih akurat, sejalan dengan standar keamanan penerbangan internasional dan Keputusan Menteri Perhubungan KM 39/2024.
Dengan rata-rata lebih dari 31 ribu penumpang per hari, sistem baru ini dinilai mampu mengefisiensikan waktu tanpa mengurangi aspek keselamatan.
Syaugi juga mengimbau penumpang agar tidak membawa barang terlarang dalam bagasi tercatat. Benda-benda yang dimaksud seperti powerbank, baterai litium, rokok elektrik, dan zat berbahaya lainnya. (rah)











