Monday, 20-05-2024
Sastra

YPKU Terbitkan Buku Kartun

Denpasar | barometerbali – Yayasan Puri Kauhan Ubud (YPKU) tahun ini sudah menuntaskan agenda “Sastra Saraswati Sewana”, ajang penggalian dan pembinaan sastra budaya Bali lewat pengadaan lomba dan pendokumentasian atau pembukuan semua hasil lomba tersebut.

YPKU menggelar acara khusus peluncuran 3 buku sekaligus, Rabu (20/10) bertempat di ISI Denpasar.

Acara ini dihadiri para seniman, para pengelola YPKU, para rektor se-Bali, Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace), dan tentu saja rektor “tuan rumah” Prof Wayan “Kun” Adnyana.

Salah satu buku yang diluncurkan dalam acara yang diselingi sejumlah pertunjukan seni ini adalah buku kartun “Mai Mabasa Bali” (Kartun Strip Terpilih 2021). Setidaknya, inilah buku kartun representatif atas eksistensi dan dinamika seni kartun di Bali yang pernah ada.

“Saya sebagai bagian dari proses terwujudnya buku ini (sebagai juri lomba kartun bersama Jango Pramartha dan Made Taro), tentu merasa sangat berbahagia atas terbitnya buku setebal 60 halaman ini,” ungkap Ida Bagus Martinaya yang kerap disapa Gus Martin ini.

Dirinya secara pribadi menyatakan sangat berterimakasih kepada AAGN Ari Dwipayana (Ketua YPKU yang juga Koordinator Staf Khusus Presiden RI) selaku penggagas agenda hingga terbitnya buku kartun ini.

“Buku yang memuat karya-karya terbaik hasil lomba kartun yang diselenggarakan YPKU,” imbuhnya.

“Sebagai kartunis, saya pun akan tetap bermimpi dan berharap akan muncul lebih banyak lagi pihak yang mau berbuat (peduli pada kartun sekaligus kartunis Bali, hingga menerbitkan buku-buku kartun Bali) sebagaimana YPKU. Hidup kartun dan kartunis Bali,” seru Gus Martin. (BB/501/GM)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button