Ekonomi Bali Tumbuh 5,58 Persen di Triwulan I 2026

InCollage_20260506_101238248_ygYytGSV45
Foto: Pertumbuhan ekonomi Provinsi Bali. (barometerbali/rah/BI)

Barometer Bali| Denpasar — Perekonomian Provinsi Bali pada Triwulan I 2026 tercatat tumbuh kuat sebesar 5,58 persen (year on year/yoy) di tengah ketidakpastian global akibat gejolak geopolitik. Pertumbuhan ini menunjukkan daya tahan ekonomi Bali tetap terjaga meskipun menghadapi tekanan eksternal.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), capaian tersebut sedikit melambat dibandingkan triwulan sebelumnya yang tumbuh 5,86 persen (yoy), sejalan dengan pola musiman (seasonal). Namun, hampir seluruh lapangan usaha masih mencatatkan pertumbuhan positif.

Berita Terkait:  Hingga April, Pegadaian Denpasar Salurkan Kredit Rp15,4 Triliun, Penjualan Cicil Emas Tembus 172 Kg

Lapangan usaha dengan pertumbuhan tertinggi berasal dari sektor administrasi pemerintahan yang tumbuh 16,67 persen (yoy), diikuti industri pengolahan sebesar 8,93 persen. Sektor pertanian juga menunjukkan penguatan dengan pertumbuhan 2,36 persen, didorong oleh peningkatan kinerja subsektor perkebunan dan peternakan.

Selain itu, sektor konstruksi tumbuh 4,87 persen (yoy) seiring tingginya realisasi proyek strategis serta investasi, sementara sektor akomodasi dan makan minum tetap tumbuh kuat sebesar 6,44 persen meski mengalami perlambatan akibat periode low season dan dampak konflik global terhadap penerbangan.

Berita Terkait:  Sekda Eddy Mulya Hadiri Balinomics Update Kebijakan Ekonomi Bali, Bahas Dinamika Ditengah Geopolitik Dunia

Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan ekonomi Bali terutama ditopang oleh konsumsi pemerintah yang meningkat signifikan sebesar 20,28 persen (yoy). Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) juga tumbuh 6,78 persen, sementara konsumsi rumah tangga meningkat 5,02 persen didorong momen Hari Besar Keagamaan Nasional seperti Nyepi, Ramadan, dan Idulfitri.

Di sisi lain, ekspor luar negeri tumbuh 2,84 persen (yoy), meskipun melambat seiring penurunan ekspor jasa akibat berkurangnya kunjungan wisatawan.

Berita Terkait:  Ekonomi Klungkung 2025 Tumbuh Pesat, Kemiskinan Capai Titik Terendah

Ke depan, Bank Indonesia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Bali akan meningkat pada Triwulan II 2026. Hal ini didukung oleh peningkatan kunjungan wisatawan saat musim liburan, panen raya sektor pertanian, serta berlanjutnya proyek konstruksi dan meningkatnya konsumsi masyarakat menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan.

Bank Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah dan pelaku ekonomi guna mendorong pertumbuhan ekonomi Bali yang inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing. (rah/bi)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI