Barometer Bali | Badung – Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Terbaru, instansi tersebut menjalin kerja sama strategis dengan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. untuk menghadirkan layanan pengantaran paspor melalui fitur GoSend, sehingga masyarakat tidak perlu lagi datang ke kantor imigrasi hanya untuk mengambil dokumen paspor.
Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang berlangsung di Aula Kantor Imigrasi Ngurah Rai pada Senin (6/7). Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya transformasi pelayanan publik yang lebih cepat, mudah, transparan, dan akuntabel.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai, Bugie Kurniawan, mengatakan kerja sama dengan Gojek merupakan bentuk sinergi antara pemerintah dan sektor swasta dalam menghadirkan layanan yang lebih efektif bagi masyarakat.
“Penandatanganan perjanjian kerja sama pada hari ini merupakan wujud nyata sinergi antara pemerintah dengan sektor swasta dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Melalui kerja sama ini, layanan pengantaran paspor via aplikasi Gojek diharapkan memberikan kemudahan dan efisiensi nyata,” ujarnya.
Menurut Bugie, peningkatan kualitas pelayanan publik harus terus dilakukan seiring perkembangan teknologi informasi. Karena itu, inovasi digital menjadi salah satu langkah penting untuk memberikan pelayanan yang semakin cepat, praktis, dan sesuai kebutuhan masyarakat.
Ia menambahkan, keberhasilan kerja sama tersebut tidak hanya bergantung pada penandatanganan dokumen, tetapi juga pada komitmen seluruh pihak dalam mengimplementasikan setiap ketentuan secara profesional, konsisten, dan bertanggung jawab. Kolaborasi ini diharapkan menjadi awal dari digitalisasi birokrasi yang lebih adaptif dan berintegritas.
Sementara itu, pihak Gojek menyambut baik kerja sama tersebut dan mengapresiasi keterbukaan Kantor Imigrasi Ngurah Rai dalam menghadirkan inovasi pelayanan publik. Menurut manajemen Gojek, kolaborasi ini menjadi jembatan antara sektor pemerintah dan swasta untuk memberikan solusi yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Gojek menilai tingginya antusiasme masyarakat Bali dalam mengurus paspor membuat kuota permohonan harian hampir selalu penuh. Kehadiran layanan GoSend diharapkan dapat mengurangi antrean pengambilan paspor secara langsung di kantor imigrasi.
Selain memberikan kemudahan, layanan ini juga mengedepankan aspek keamanan dokumen negara. Pemohon paspor dapat memantau proses pengiriman secara real-time melalui fitur pelacakan lokasi yang tersedia di aplikasi Gojek, sehingga posisi dokumen dapat diketahui secara akurat selama proses pengantaran.
Ke depan, Gojek menyatakan komitmennya untuk terus mendukung digitalisasi layanan pemerintah, termasuk pengembangan layanan di Immigration Lounge guna menciptakan ekosistem pelayanan yang lebih cepat, responsif, dan efisien.
Melalui inovasi ini, Kantor Imigrasi Ngurah Rai berharap masyarakat dapat menikmati layanan pengurusan paspor yang semakin praktis, sekaligus memperkuat transformasi pelayanan publik berbasis teknologi di lingkungan Direktorat Jenderal Imigrasi. (rah)










