Pencarian Bocah Terseret Ombak di Yeh Gangga Resmi Ditutup, Korban belum Ditemukan setelah 7 Hari

Screenshot_20260604_170127_WhatsAppBusiness
Basarnas Denpasar menghentikan operasi pencarian terhadap I Komang Sastra (12), bocah yang hilang terseret ombak di Pantai Yeh Gangga, Desa Sudimara, Kecamatan Tabanan, resmi dihentikan pada hari ketujuh, Rabu (3/6/2026). (barometerbali/red)

Barometer Bali | Tabanan – Operasi pencarian terhadap I Komang Sastra (12), bocah yang hilang terseret ombak di Pantai Yeh Gangga, Desa Sudimara, Kecamatan Tabanan, resmi dihentikan pada hari ketujuh, Rabu (3/6/2026). Meski berbagai metode pencarian telah dikerahkan melalui darat, laut, hingga udara, korban belum berhasil ditemukan.

Korban, warga Banjar Jambe Baleran, Desa Dajan Peken, Tabanan, dilaporkan hilang sejak Kamis (28/5/2026) saat berenang bersama seorang temannya di Pantai Yeh Gangga. Saat itu korban dihantam gelombang besar dan terseret arus laut hingga menghilang dari pandangan.

Selama sepekan operasi SAR berlangsung, tim gabungan melakukan penyisiran secara intensif. Bahkan pada hari kelima pencarian, tim menerbangkan helikopter milik SGi Air Bali dengan dukungan Finns Club untuk memperluas area pencarian dari udara. Namun upaya tersebut belum membuahkan hasil.

Berita Terkait:  Hilang Semalam, Nenek Gayatri Ditemukan Selamat tapi Linglung

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Wayan Juni Antara, menjelaskan bahwa pada hari terakhir pencarian pihaknya kembali mengerahkan tim pencarian darat, laut, dan udara secara bersamaan.

“Pergerakan hari ini kami kerahkan SRU darat, SRU laut, dan SRU udara menggunakan drone thermal untuk menyisir sepanjang pantai,” ujarnya.

Sebanyak 26 personel dari berbagai unsur SAR diterjunkan dalam operasi hari ketujuh. Mereka terdiri dari personel Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Polairud Polres Tabanan, BPBD Kabupaten Tabanan, Satbrimob Polda Bali, serta Bhabinkamtibmas Desa Sudimara.

Tim laut menggunakan satu unit rubber boat untuk menyisir area pencarian seluas sekitar 5,56 nautical mile persegi di sekitar lokasi kejadian. Sementara itu, tim darat melakukan penyisiran ke arah timur dan barat pantai sejauh kurang lebih dua kilometer. Pemantauan udara juga dilakukan menggunakan drone thermal hingga radius sekitar satu kilometer dari garis pantai.

Berita Terkait:  Beragam Lomba Edukatif dan Kreatif Meriahkan Bulan Bung Karno VIII,  Gubernur Koster: Aktualisasi Perjuangan Bapak Proklamator

Di tengah pencarian, tim sempat menindaklanjuti laporan keluarga terkait adanya benda yang terlihat mengapung sekitar 200 meter dari bibir pantai. Setelah dilakukan pengecekan menggunakan drone thermal, objek tersebut dipastikan hanyalah batang kayu yang terbawa arus laut.

Operasi pencarian juga dihadapkan pada tantangan kondisi cuaca dan gelombang laut yang cukup tinggi. Tim laut harus berjibaku menembus ombak berlapis sebelum dapat mencapai area pencarian yang telah ditentukan.

Hingga pukul 13.00 Wita, belum ditemukan petunjuk yang mengarah pada keberadaan korban. Setelah berkoordinasi dengan seluruh unsur SAR, aparat setempat, dan pihak keluarga, diputuskan bahwa operasi SAR resmi dihentikan.

Berita Terkait:  Audisi Mixologi Arak Bali Tampilkan Racikan Inovatif dengan Sentuhan Budaya Lokal

“Perkembangan operasi SAR hingga hari ketujuh, sampai hari ini operasi SAR kami hentikan karena belum ada tanda-tanda penemuan korban,” kata Juni Antara.

Meski operasi SAR telah ditutup, pihaknya memastikan akan tetap melakukan respons cepat apabila di kemudian hari terdapat laporan atau informasi terkait keberadaan korban.

Operasi pencarian ini melibatkan berbagai unsur, antara lain Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Polairud Polres Tabanan, Brimob Batalyon Kompi B Mengwi, Polsek Tabanan, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Sudimara, BPBD Tabanan, PMI Tabanan, ORARI Bali, RAPI Bali, Bhuana Bali Rescue, Dinas Pendidikan Tabanan, Camat Tabanan, perangkat desa, serta keluarga korban. (red)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI