Barometer Bali | Tabanan – Sebuah truk Hino Tronton bermuatan sekitar 35 ton semen mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Nasional Denpasar–Gilimanuk KM 23, tepatnya di sebelah barat Jembatan Yeh Nu Penyalin, Banjar Dinas Penyalin, Desa Samsam, Kecamatan Kerambitan, Kabupaten Tabanan, Rabu (10/6/2026) sekitar pukul 11.10 Wita.
Truk yang dikemudikan Ahmad Hoiri (43), warga Bangunrejo, Pesucen, Banyuwangi, melaju dari arah Gilimanuk menuju Denpasar. Saat memasuki ruas jalan menurun, kendaraan diduga mengalami gagal fungsi pengereman sehingga sopir kehilangan kendali.
Truk kemudian oleng dan menghantam sebuah pohon serta tiang listrik di bahu jalan sebelah utara.
Benturan tersebut juga merobohkan tiang jaringan internet sehingga kabel melintang di badan jalan dan menyebabkan arus lalu lintas di jalur nasional sempat tersendat.
PS Kasi Humas Polres Tabanan IPTU Ni Luh Putu Wiwik Endrayani, S.H. menjelaskan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kecelakaan diduga dipicu oleh habisnya tekanan rem angin pada kendaraan.
“Truk bermuatan semen sekitar 35 ton tersebut diduga mengalami kehilangan fungsi pengereman saat melintasi jalan menurun sehingga pengemudi tidak dapat mengendalikan laju kendaraan dan menabrak pohon serta tiang listrik di bahu jalan. Beruntung, pengemudi bersama kernet dalam keadaan selamat dan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini,” terang IPTU Wiwik.
Ia menambahkan, akibat insiden tersebut arus lalu lintas sempat mengalami perlambatan karena robohnya tiang listrik dan tiang provider jaringan internet yang menghalangi sebagian badan jalan.
“Petugas langsung melakukan pengamanan lokasi, pengaturan arus lalu lintas, serta berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengevakuasi kendaraan dan mempercepat penanganan tiang beserta kabel yang melintang di jalan agar situasi kembali normal,” tambahnya.
Kondisi jalan di lokasi kejadian diketahui beraspal baik, permukaan kering, cuaca cerah, dan merupakan jalan nasional dengan jalur dua arah yang menurun dari arah Gilimanuk menuju Denpasar.
Kerugian material akibat kecelakaan tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp25 juta, sementara penyebab pasti masih dalam penanganan pihak kepolisian. (rah)










