Barometer Bali | Denpasar – Berbagai kebijakan pembangunan berkelanjutan yang dijalankan Pemerintah Provinsi Bali mendapat perhatian dalam forum internasional London Climate Action Week 2026. Bali dinilai menunjukkan kepemimpinan daerah dalam mendorong aksi perubahan iklim dan transisi menuju pembangunan rendah karbon.
Forum internasional yang berlangsung di London tersebut mempertemukan pemerintah daerah, pembuat kebijakan, pelaku usaha, investor, dan komunitas iklim dari berbagai negara untuk mempercepat kolaborasi serta menampilkan solusi yang telah memberikan dampak nyata dalam penanganan perubahan iklim.
Penyelenggara menilai berbagai langkah yang telah dilakukan Bali memiliki kekuatan untuk menginspirasi daerah lain sekaligus mendorong momentum global dalam mempercepat aksi iklim. Bali juga dinilai berhasil menghadirkan pendekatan pembangunan yang memperhatikan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, keberlanjutan lingkungan, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Melalui berbagai kebijakan dan inisiatif yang dijalankan, Bali dipandang telah menunjukkan komitmen kuat terhadap agenda transisi hijau di Indonesia. Ambisi Bali untuk mencapai target Net Zero Emission lebih awal dibanding target nasional turut menjadi perhatian internasional dan dinilai dapat menjadi contoh bagi pemerintah daerah lainnya, baik di Indonesia maupun di tingkat global.
Gubernur Bali Wayan Koster pada forum tersebut juga diminta membagikan pengalaman dan praktik kebijakan pembangunan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Kehadiran Bali diharapkan dapat membuka peluang kolaborasi baru sekaligus memperkuat kontribusi daerah dalam mendukung agenda perubahan iklim dunia. (red)











