Barometer Bali | Badung – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-48 Sekaa Teruna Teruni (STT) Silakarmaning Dharma yang meliputi STT Sila Karma Banjar Baler Pasar dan STT Sila Dharma Banjar Tengah, Desa Adat Tegal, Desa Darmasaba, Minggu (26/7). Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan pengukuhan dan pelantikan pengurus masa bakti 2026–2029 dari kedua STT.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD Badung Ni Luh Putu Sekarini, Plt. Camat Abiansemal I Wayan Bagiarta Gunawan, Perbekel Desa Darmasaba IB. Surya Prabhawa Manuaba, Bendesa Desa Adat Tegal Ida Bagus Alit Sastra, unsur Babinsa dan Babinkamtibmas, serta tokoh masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Bupati Adi Arnawa menegaskan bahwa peringatan HUT. STT. bukan sekadar ajang seremonial, melainkan momentum evaluasi organisasi untuk menentukan arah ke depan. Ia juga menekankan pentingnya peran STT sebagai garda terdepan dalam menjaga kelestarian budaya Bali. “STT adalah kekuatan utama generasi muda dalam menjaga budaya Bali tetap hidup. Tanpa budaya, pariwisata tidak akan berkembang, dan tanpa itu pendapatan daerah tidak akan tercapai,” ujarnya.
Bupati juga mendorong sekaa teruna untuk menyusun program yang berbasis pada kearifan lokal serta potensi desa, sehingga mampu memberikan nilai produktif bagi masyarakat. Selain menjalankan program rutin, generasi muda diharapkan mampu berpikir kreatif dan inovatif, termasuk menjalin sinergi dengan pelaku UMKM guna menggerakkan perekonomian lokal.
Lebih lanjut, Bupati memaparkan sejumlah program strategis Pemerintah Kabupaten Badung yang berfokus pada peningkatan kualitas pelayanan publik dan sumber daya manusia (SDM). Ia menyebutkan, berbagai program tahun 2025 telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, termasuk bantuan Rp 2 juta menjelang hari raya.
Ke depan, mulai tahun 2026, pemerintah akan lebih menitikberatkan pada pembangunan manusia. Di sektor pendidikan, Pemkab Badung menyiapkan kebijakan peningkatan akses pendidikan tinggi bagi masyarakat. “Saya tidak ingin masyarakat kita hanya menjadi pekerja, tetapi menjadi pemimpin di daerahnya sendiri. Mulai tahun 2026, pendidikan SMA atau sederajat akan digratiskan. Selain itu, beasiswa S1 diberikan kepada anak-anak dari keluarga berpenghasilan di bawah Rp 5 juta atau yang orang tuanya berprofesi sebagai petani. Beasiswa juga diberikan kepada anak bernama Nyoman dan Ketut selama 8 semester, termasuk pembiayaan wisuda,” jelasnya.
Kebijakan tersebut merupakan komitmen Pemerintah Kabupaten Badung dalam menyiapkan generasi penerus yang unggul sekaligus mampu menjaga adat dan budaya daerah. Bupati Adi Arnawa juga menyampaikan ucapan selamat HUT ke-48 kepada STT Sila Karma dan STT Sila Dharma, seraya berharap organisasi tersebut semakin solid, maju, dan konsisten dalam melestarikan budaya Bali.
Sementara itu, Ketua Panitia I Made Ryan Febriana menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kehadiran Bupati Badung beserta jajaran, yang dinilai memberikan motivasi dan energi positif bagi STT serta masyarakat Desa Darmasaba. “Keberadaan Bapak Bupati merupakan kehormatan besar bagi kami dan menjadi penyemangat untuk terus berkarya ke depan,” ujarnya.
Sebagai bentuk dukungan dan motivasi, pada akhir acara Bupati Badung menyerahkan bantuan masing-masing sebesar Rp 20 juta kepada STT. Sila Karma dan STT. Sila Dharma. (rah)










