Yuk Cobain! 9+ Aktivitas Liburan di Sanur, Surganya Wisata Air dari Diving hingga Berselancar

Barometerbali.com | Denpasar – Ketika merencanakan liburan ke Sanur, pasti kamu akan otomatis memikirkan deretan wisata air yang bisa dilakukan di pantai.

Wilayah Sanur memang terkenal dengan pantainya yakni Pantai Sanur yang menawarkan pemandangan matahari terbit.

Jika Pantai Kuta populer akan sunset, maka Pantai Sanur turut terkenal akan sunrise.

Itulah mengapa, Sanur selalu ramai akan turis yang mengidolakan aktivitas wisata air seperti diving, berselancar, atau bahkan hanya bermain air saja.

Yuk, simak apa saja aktivitas liburan selama di Sanur Bali!

Wilayah Sanur memang cocok disebut sebagai surganya wisata air.

Pasalnya, di lokasi ini banyak terdapat objek wisata pantai dengan beragam aktivitas seru.

Eits, kamu juga bisa menemukan museum dan festival budaya di pantai-pantai sana. Apa saja?

1. Mengunjungi Pantai Sanur

Jika datang ke Sanur, memang hal wajib yang dilakukan adalah mengunjungi Pantai Sanur.

Garis pantai ini membentang sampai 8 km di sepanjang pesisir Kabupaten Gianyar dan hutan bakau Denpasar selatan.

Kamu bisa bebas bermain air di bibir pantai.

Saat sore, kamu juga bisa jogging atau bersepeda di jalan setapak.

Uniknya, Pantai Sanur ini turut menawarkan Pantai Segara Ayu yang penuh dengan terumbu karang.

Saat langit cerah, apabila bosan bermain air maka kamu bisa menyewa kapal kayu untuk sensasi liburan yang lebih seru.

Jika bosan, kamu bahkan bisa berjalan-jalan ke arah selatan untuk pilihan pantai lainnya.

Mulai dari Pantai Semawang, Pantai Cemara, hingga Pantai Prama Sanur.

Itulah mengapa, Sanur selalu menjadi surganya para pecinta wisata air.

2. Scuba Diving di Pantai Sanur

Kalau punya keberanian lebih, coba deh diving di Pantai Sanur.

Berita Terkait:  10 Rekomendasi Tempat Sarapan Favorit di Bali, Bikin Nambah Nafsu Makan!

Air di pantai ini jauh lebih dingin daripada Kuta, sehingga cocok untuk aktivitas diving.

Ditambah lagi, perairan Sanur telah menjadi rumah bagi ratusan spesies ikan, terumbu karang, bulu babi, dan berbagai ekosistem lautan.

Untuk pengalaman diving yang menyenangkan, kamu dapat menyewa International Diving Professionals yang menawarkan diving 2x dalam sehari dengan dipandu instruktur bersertifikat.

3. Berselancar di Pantai Keramas dan Pantai Serangan

Semua orang jelas sudah tahu kalau Bali itu menjadi tempat favorit para peselancar.

Dapat dikatakan bahwa setiap pantai di Bali saja selalu menarik bagi para peselancar.

Salah satunya di Pantai Keramas yang populer akan gelombang kembar yang berlawanan dengan tinggi rata-rata mencapai 1,5 meter.

Kebanyakan turis sering melakukan selancar angin yang mengandalkan kestabilan angin.

Nah, apabila kamu ingin merasakan pengalaman baru dalam berselancar, coba saja di Pulau Serangan yang anginnya lebih kencang.

4. Pantai Karang yang Hidden Gem

Pantai Karang adalah pantai kecil dan terpencil di wilayah Sanur.

Terletak sekitar 1 km arah selatan dari Pantai Sindhu.

Berhubung lokasinya terpencil dan ukurannya kecil, maka jarang wisatawan datang kemari.

Nah, kamu bisa mengunjungi Pantai Karang ini seolah private beach karena suasananya yang relatif tenang.

Tenang saja, ada banyak tempat penyewaan peralatan renang yang murah dan bahkan tidak memberlakukan batas waktu.

5. Mengunjungi Pantai Cemara

Sebenarnya, Pantai Cemara itu masih berada di jalur yang sama dengan Pantai Sanur sebelah selatan.

Ombak di pantai ini cenderung tenang.

Saat air surut, kamu bisa berjalan-jalan di atas pasirnya sambil melihat ekosistem laut dan terumbu karang.

Berita Terkait:  Seru untuk Staycation, 7 Rekomendasi Hotel di Sanur Dekat Pantai, Fasilitas Lengkap Harga Terjangkau

Ada juga jalur khusus untuk jalan-jalan, jogging, dan bersepeda yang bisa kamu gunakan sambil menikmati sunset maupun sunrise.

Selain itu, ada pula warung-warung yang menjual camilan dan minuman dingin.

6. Festival Layang-Layang di Pantai Padang Galak

Jika kamu datang liburan ke Bali antara bulan Juli dan Agustus, maka wajib hadir ke Festival Layang-Layang yang biasanya diadakan di Pantai Padang Galak.

Pada bulan-bulan tersebut memang sedang musim berangin, sehingga cocok untuk festival ini.

Nantinya, akan ada ribuan layang-layang tradisional yang kebanyakan dibuat oleh kelompok pemuda setempat.

Layang-layang tradisional ini memiliki ukuran raksasa, yang bahkan lebar sayapnya saja mencapai 5-10 meter.

7. Menjelajah Lautan dengan Bali Seawalker

Bali Seawalker adalah tur berjalan-jalan di bawah air untuk melihat secara langsung bagaimana bentuk terumbu karang dan kehidupan lautan.

Tenang saja, kamu akan diberikan pakaian dan helm khusus sekaligus pemandu bersertifikat.

Melalui tur ini, kamu dapat menjelajahi dasar laut dengan berjalan kaki selama 30 menit.

Tur ini juga dapat dinikmati oleh anak-anak usia 10 tahun ke atas.

Tidak harus memiliki pengalaman menyelam atau keterampilan berenang, sebab helmnya sudah dirancang khusus untuk mendapatkan aliran udara dari tangki di atas.

Namun untuk ibu hamil dan penderita masalah pernapasan, tidak direkomendasikan mengikuti tur ini.

8. Pusat Konservasi Penyu di Pulau Serangan

Turtle Conservation and Education Centre (TCEC) bisa menjadi opsi aktivitas liburan di Sanur yang mengedukasi anak-anak.

Lokasi ini berfungsi sebagai tempat penetasan, pembibitan, dan tempat perlindungan bagi para penyu yang diselamatkan.

Pusat konservasi penyu ini buka sepanjang tahun dan diawasi oleh staf professional.

Berita Terkait:  Waspada! Ini 5 Tips Liburan Aman di Pantai agar Terhindar dari Bahaya

Selama mengunjungi pusat konservasi ini, kamu akan melihat bagaimana merawat penyu, telur bertelur, sekaligus memberi makan pada penyu.

9. Konservasi Hiu di Bali Sharks

Masih di Pulau Serangan, ada juga konservasi alam dengan misi menyelamatkan hiu karang sirip hitam dan sirip putih.

Lokasi konservasi ini dikenal sebagai Serangan Shark Island Project yang turut bekerja sama dengan kelompok nelayan setempat.

Ketika para nelayan ini menemukan hiu karang yang terdampar atau bahkan terkena jaring mereka, akan segera diantarkan ke konservasi ini.

10. Belajar Seni di Museum Le Mayeur

Museum Le Mayeur ini terletak di belakang deretan kios seni dan souvenir yang ada di Pantai Sanur.

Sesuai namanya, museum ini memang menyimpan koleksi karya seni pribadi milik pelukis Adrien-Jean Le Mayeur de Merpres, seorang seniman kelahiran Belgia yang terkesan dengan Bali dan Pantai Sanur.

Semasa hidupnya, Le Mayeur menikah dengan penari bernama Legong Ni Pollok.

Nah, museum ini akan menampilkan tempat tinggal pasangan ini yang penuh elemen Bali klasik, lantai keramik teraso merah, dan lainnya.

Jika kamu tertarik, datang saja ke Jl. Hang Tuah, Sanur Kaja, Denpasar Selatan.

11. Wisata Budaya di Candi Blanjong

Candi Blanjong adalah salah satu prasasti tertua di Bali yang diperkirakan sudah ada sejak tahun 914 M.

Prasasti ini berbahasa Sansekerta dan diyakini sebagai monumen kemenangan Raja Sri Kesari Warmadewa yang pertama kali memimpin Dinasti Warmadewa sebagai pemerintahan resmi pertama di Bali.

Candi Blanjong juga memamerkan patung-patung dewa Hindu Ganesha dari batu pasir. Setiap tahunnya, situs warisan budaya nasional ini selalu ramai dikunjungi. (ani)

 

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI