Barometer Bali | Klungkung – Terpilih sebagai anggota Paskibraka, merupakan sebuah kebanggaan sekaligus amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Momentum ini hendaknya menjadi sarana untuk memperkuat pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Pancasila serta menumbuhkan semangat menghargai sejarah perjuangan bangsa. Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra mewakili Bupati Klungkung saat membuka pemusatan pelatihan Calon Paskibraka Kabupaten Klungkung Tahun 2026 di Lapangan Umum Banjarangkan, Jumat (31/7).
Pendidikan dan pelatihan ini, pada hakekatnya bukan sekedar keterampilan baris berbaris dan tata upacara, melainkan adalah pembentukan karakter yang disiplin, berjiwa nasionalis, serta memiliki rasa cinta tanah air yang kuat. Kepada para peserta yang akan mengikuti pelatihan selama kurang lebih 2 minggu itu, Wabup Tjok Surya berpesan agar dapat mengikuti setiap tahapan pelatihan dengan sungguh-sungguh, menjaga kekompakan dan kedisiplinan, serta menjalin kebersamaan yang erat dengan sesame calon anggota, para pelatih pengawal, dan pamong. “Kepercayaan yang diberikan untuk mengibarkan Sang Merah Putih adalah kehormatan besar yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab,” ujar Wabup Tjok Surya dihadapan 70 peserta calon Paskibraka Kabupaten Klungkung tersebut.
Selain itu, Wakil Bupati juga mengingatkan para pelatih agar selama pelaksanaan pendidikan dan pelatihan tidak melakukan tindakan kekerasan fisik, mengingat para calon Paskibraka masih tergolong anak-anak yang perlu mendapatkan perlindungan dan pembinaan secara tepat. “Terima kasih atas persiapan pelaksanaan kegiatan ini, semoga rangkaian pelatihan berjalan lancar, aman, dan tertib sehingga menghasilkan Paskibraka yang siap mengemban tugas dengan penuh kehormatan para peringatan Hari Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 Tahun 2026 di Kabupaten Klungkung,” pungkasnya. (rah)










