Dinas PUPR Tabanan Gelontorkan Rp2 Miliar untuk Tujuh Paket Infrastruktur Air

InCollage_20260820_094502850_GkNB6up43T
Foto: Kepala Dinas PUPR Kabupaten Tabanan, Ir. Gde Made Partana. (barometerbali/rah)

Barometer Bali | Singasana – Pemerintah Kabupaten Tabanan melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPR) mengalokasikan anggaran sebesar Rp2 miliar pada tahun anggaran induk 2026 untuk memperkuat infrastruktur pertanian dan pengelolaan sumber daya air.

Anggaran yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) ini disebar ke dalam tujuh paket pekerjaan fisik yang berfokus pada rehabilitasi jaringan irigasi, pembuatan dinding penahan tanah, hingga perbaikan sarana pendukung pertanian di beberapa kecamatan.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Tabanan Ir. Gde Made Partana menyampaikan, penguatan jaringan irigasi desa dan subak menjadi prioritas utama guna mendukung ketahanan pangan daerah serta menjaga keberlanjutan produktivitas lahan pertanian di Kabupaten Tabanan.

Berita Terkait:  Dinkes Tabanan Luncurkan "SIBER TABANAN", Sistem Kerja Terintegrasi dan Transparan Berbasis Data Real-Time

“Nilai total mencapai Rp2 miliar. Fokus utama kami adalah memastikan aliran air ke lahan-lahan pertanian subak berjalan optimal serta membenahi infrastruktur penunjang seperti jalan usaha tani dan senderan,” ujar Gde Made Partana Rabu, (19/8).

Berdasarkan data Dinas PUPR Tabanan, alokasi anggaran terbesar dialokasikan untuk dua proyek strategis, yakni rehabilitasi jaringan irigasi dan pembetonan jalan usaha tani di Tempek Perean, Subak Bunyuh, Desa Perean, serta pembuatan saluran irigasi di kawasan RSU Singasana, Desa Nyitdah, Kecamatan Kediri.

Berita Terkait:  Pantau Harga di 9 Pasar, Pemkab Tabanan Pastikan Pasokan Pangan dan Harga Tetap Terkendali

Selain itu, program perbaikan infrastruktur irigasi lainnya mencakup rehabilitasi Bendung D.I Bengkel di Kecamatan Kediri. Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I Pesagi di Kecamatan Penebel. Rehabilitasi Saluran Irigasi dan Jalan Inspeksi Bendung Gubug I di Desa Gubug senilai Rp300 juta.

Tak hanya fisik jaringan utama, Pemkab Tabanan juga memberikan dukungan hibah barang kepada kelompok subak lokal. Di antaranya mencakup pembuatan senderan Subak Guama di Desa Peken Belayu, Kecamatan Marga, serta pembuatan talang air irigasi dan Dinding Penahan Tanah (DPT) Subak Saih (Tempek Lod Kutuh) di Desa Kukuh, Kecamatan Marga.

Berita Terkait:  Bupati Badung Nodya Karya Pujawali Pura Dalem Sari Kapal

Gde Made Partana menegaskan bahwa seluruh proses pengerjaan pengerukan dan rehabilitasi fisik ini ditargetkan berjalan lancar dan tepat waktu.

“Kami berharap dengan terealisasikannya ketujuh paket pekerjaan fisik tersebut, kendala pendistribusian air irigasi yang kerap dihadapi petani dapat teratasi secara menyeluruh,” ujarnya. (tmc/rah)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI