Gubernur Koster Berangkatkan Bantuan untuk Korban Gempa di Flores

IMG-20260831-WA0148
Gubernur Bali Wayan Koster didampingi Danrem 163/Wira Satya Brigjen TNI Ida I Dewa Agung Hadisaputra, Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, Wakil Bupati Tabanan, Wakil Bupati Jembrana, melepas bantuan logistik terhadap masyarakat Flores Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak bencana gempa. Sebanyak sembilan truk bantuan logistik diberangkatkan menuju Flores, pada Senin (31/8/2026)(Barometerbali/rian)

Barometer Bali | Denpasar – Pemerintah Provinsi Bali bersama Korem 163/Wira Satya mengirim bantuan logistik terhadap masyarakat Flores Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak bencana gempa. Sebanyak sembilan truk bantuan logistik diberangkatkan menuju Flores, pada Senin (31/8/2026).

Pelepasan bantuan berlangsung di Makorem 163/Wira Satya, Denpasar, dan dipimpin langsung Gubernur Bali Wayan Koster. Kegiatan tersebut turut dihadiri Danrem 163/Wira Satya Brigjen TNI Ida I Dewa Agung Hadisaputra, Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, Wakil Bupati Tabanan, Wakil Bupati Jembrana, serta sejumlah unsur terkait.

Bantuan yang dikirim merupakan hasil gotong royong Pemerintah Provinsi Bali bersama pemerintah kabupaten/kota di Bali. Logistik tersebut di antaranya berupa mi instan, biskuit, beras, minyak goreng, pakaian, obat-obatan, serta berbagai kebutuhan masyarakat lainnya.

Gubernur Bali Wayan Koster mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian masyarakat Bali terhadap warga NTT yang tengah menghadapi masa pemulihan pascabencana.

Berita Terkait:  Sekda Bali Pimpin Renungan Suci, Kenang Jasa 805 Pejuang di TMP Pancaka Tirta

“Seluruh kabupaten/kota bersama Pemerintah Provinsi Bali bergotong royong mengumpulkan bantuan. Bantuan kemudian dikonsolidasikan dan diberangkatkan dalam sembilan truk. Gotong royong tersebut menunjukkan kepedulian Bali terhadap masyarakat NTT,” kata Koster.

Koster secara khusus mengapresiasi partisipasi Pemerintah Kota Denpasar yang berhasil menghimpun bantuan lebih dari Rp700 juta dari lingkungan pegawai Pemkot Denpasar.

Menurutnya, semangat tersebut menunjukkan kuatnya rasa solidaritas dan kepedulian masyarakat Bali terhadap masyarakat NTT yang sedang membutuhkan dukungan.

“Ini menunjukkan semangat berbagi dan kepedulian Bali kepada saudara-saudara kita di NTT,” ujarnya.

Koster menyebut bantuan yang diberangkatkan kali ini merupakan pengiriman tahap kedua. Sebelumnya, dirinya telah datang dan bertemu langsung dengan Gubernur NTT untuk melihat kondisi serta kebutuhan masyarakat terdampak.

Ia menilai kebutuhan sehari-hari menjadi salah satu hal yang paling diperlukan masyarakat dalam situasi pemulihan bencana.

Sementara itu, Danrem 163/Wira Satya Brigjen TNI Ida I Dewa Agung Hadisaputra mengatakan, pengiriman bantuan dilakukan melalui koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Bali serta pemerintah kabupaten/kota.

Berita Terkait:  15 Tahun Jamkrida Bali Mandara, Gubernur Koster Tegaskan UMKM Harus Tetap Jadi Prioritas

Seluruh bantuan yang dihimpun kemudian dikonsolidasikan menjadi satu pengiriman dengan total sembilan truk.

“Bantuan ini merupakan hasil koordinasi dengan Gubernur Bali. Seluruh bantuan dari pemerintah provinsi dan kabupaten/kota dikonsolidasikan menjadi satu pengiriman,” ujar Danrem.

Ia menjelaskan, perjalanan menuju NTT diperkirakan membutuhkan waktu sekitar tiga hari dua malam. Karena itu, proses pengiriman dilakukan dengan koordinasi dan pengawalan agar bantuan dapat tiba dengan aman dan dalam kondisi baik.

Danrem juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Bali, para bupati dan wali kota, serta seluruh pihak yang telah ikut mendukung aksi kemanusiaan tersebut.

“Kami menyampaikan rasa duka dan simpati kepada masyarakat NTT yang terdampak bencana. Saat ini kondisi di wilayah terdampak mulai memasuki tahap pemulihan dan pembangunan kembali. Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan beban masyarakat,” katanya.

Berita Terkait:  Jelang Kunjungan Presiden Prabowo ke Jembrana, Polda Bali Siagakan Ratusan Personel

Koster juga mengingatkan seluruh tim yang membawa bantuan agar mengutamakan keselamatan selama perjalanan. Mengingat jarak dan medan menuju lokasi tujuan cukup menantang, para pengemudi diminta bergantian untuk menjaga kondisi fisik.

“Perjalanan menuju NTT cukup panjang dan medannya juga tidak mudah. Saya minta seluruh tim mengutamakan keselamatan. Pengemudi harus bergantian agar kondisi tetap prima,” tegas Koster.

Bantuan tersebut selanjutnya akan diserahkan ke pusat penerimaan bantuan di Bajo sebelum didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Koster berharap seluruh proses pengiriman hingga penyerahan bantuan berjalan lancar dan seluruh logistik dapat tiba dengan selamat serta dalam kondisi utuh.

Ia menambahkan, pengumpulan bantuan dari Bali masih terus berjalan. Tidak menutup kemungkinan bantuan tahap berikutnya kembali dikirim apabila jumlah bantuan yang terkumpul mencukupi.

“Pemerintah dan masyarakat Bali akan terus mendukung masyarakat NTT dalam proses pemulihan pascabencana,” pungkasnya. (rian)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI