Inovasi Kuliner dan Kerajinan Antar Tabanan Raih Penghargaan Nasional Ekonomi Kreatif

Screenshot_20260910_144519_ChatGPT
Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menerima penghargaan nasional Apresiasi Daerah Inovasi Ekonomi Kreatif yang diserahkan Wakil Menteri Pariwisata RI Ni Luh Puspa di Jakarta, Rabu (9/9/2026). (Barometer Bali/Ilustrasi/AI)

Barometer Bali | Jakarta – Kabupaten Tabanan meraih Apresiasi Daerah Peduli Inovasi Ekonomi Kreatif pada Malam Puncak Hari Ulang Tahun ke-15 Kompas TV bertema “Indonesia Bisa” di Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (9/9/2026).

Penghargaan diserahkan Wakil Menteri Pariwisata RI Ni Luh Puspa kepada Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya. Apresiasi tersebut diberikan setelah melalui proses verifikasi, pengamatan lapangan, serta penilaian terhadap komitmen pemerintah daerah dalam mengembangkan ekonomi kreatif.

Penghargaan ini menjadi pengakuan atas konsistensi Pemerintah Kabupaten Tabanan dalam menyediakan ruang bagi pengembangan potensi lokal, terutama sektor kuliner, kerajinan, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta industri kecil dan menengah (IKM).

Berita Terkait:  Kawal PLTS 300 MWp Gilimanuk, Koster Percepat Energi Bersih dan Kemandirian Energi Bali

Bupati Sanjaya menyampaikan rasa syukur atas penghargaan tersebut. Menurutnya, capaian itu merupakan hasil kerja bersama pemerintah daerah dan masyarakat dalam memperkuat ekonomi kreatif Tabanan.

“Penghargaan ini kami persembahkan untuk masyarakat Tabanan yang selama ini bersama-sama membangun dan mewujudkan Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani,” ujar Sanjaya.

Ia menjelaskan, kuliner dan kerajinan merupakan dua subsektor ekonomi kreatif yang memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan. Sebagai daerah yang dikenal sebagai lumbung pangan Bali, Tabanan memiliki beragam hasil pertanian yang dapat diolah menjadi produk kuliner bernilai tambah.

Berita Terkait:  Prabowo Resmikan PLTS 100 GWp, Koster Targetkan Bali Mandiri Energi Bersih 2030

“Tabanan unggul di sektor pertanian sehingga memiliki banyak hasil pangan yang dapat melahirkan berbagai inovasi kuliner. Kami juga memiliki banyak perajin dan masyarakat agraris yang menjalankan kegiatan pendukung pariwisata,” jelasnya.

Sanjaya berharap pertumbuhan ekonomi kerakyatan terus diperkuat agar memberikan manfaat langsung terhadap kesejahteraan masyarakat. Pengembangan ekonomi kreatif juga dinilai menjadi bagian penting dalam mewujudkan visi pembangunan Tabanan.

Berita Terkait:  PLTS Gilimanuk 300 MWp, Bali Mulai Geser Ketergantungan BBM ke Energi Surya

Ketua Dekranasda Kabupaten Tabanan Rai Wahyuni Sanjaya atau Bunda Rai menambahkan, penghargaan tersebut menjadi motivasi untuk meningkatkan pemberdayaan pelaku usaha lokal.

“Kami akan terus mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif, UMKM, dan IKM di Tabanan agar semakin maju, mandiri, serta mampu mengangkat potensi lokal,” katanya.

Sementara itu, Pemimpin Redaksi Kompas TV Yogi Arief Nugraha mengatakan, penghargaan diberikan sebagai bagian dari upaya media mencatat dan menguji berbagai langkah perbaikan yang dilakukan pemerintah daerah. Penilaiannya dilakukan berdasarkan verifikasi, pengamatan lapangan, dan sejumlah kriteria terukur. (Red)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI