Menuju Bali Bebas Rabies 2030, Gubernur Koster Perkuat Kolaborasi Lintas Sekto

IMG-20260912-WA0162
BALI BEBAS RABIES - Gubernur Bali Wayan Koster saat menerima audiensi jajaran Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Cabang Bali di Jayasabha, Denpasar, Jumat (11/9/2026). (Barometerbali/Istimewa)

Barometer Bali | Denpasar – Gubernur Bali Wayan Koster mendorong penguatan kolaborasi lintas pihak dalam mempercepat penanggulangan rabies di Bali. Hal tersebut disampaikan saat menerima audiensi jajaran Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Cabang Bali di Jayasabha, Denpasar, Jumat (11/9).

Dalam pertemuan tersebut, PDHI Cabang Bali menyampaikan sejumlah langkah kolaboratif untuk mendukung terwujudnya Bali Bebas Rabies 2030. Upaya yang didorong meliputi peningkatan edukasi kepada masyarakat, perluasan vaksinasi rabies bagi hewan penular rabies (HPR), serta pengendalian populasi hewan terlantar atau liar melalui program sterilisasi secara manusiawi.

Gubernur Wayan Koster menyambut baik langkah tersebut. Ia menegaskan, penanggulangan rabies tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah maupun tenaga kesehatan hewan, tetapi membutuhkan keterlibatan dan kesadaran seluruh masyarakat.

Berita Terkait:  Dekranasda Tabanan Dorong Kerajinan Lokal Tembus Pasar Nasional melalui APKASI Otonomi Expo 2026

Menurut Koster, masyarakat yang memelihara anjing memiliki peran penting dalam mencegah penyebaran rabies. Memelihara hewan, kata dia, bukan sekadar memberi makan, tetapi juga memastikan kesehatan, vaksinasi, pengendalian reproduksi, serta keamanan hewan agar tidak menimbulkan risiko bagi lingkungan.

Koster juga mendorong agar edukasi mengenai rabies dilakukan secara masif dan berkelanjutan. Pemahaman masyarakat mengenai bahaya rabies serta langkah pencegahan dinilai menjadi salah satu kunci untuk memutus mata rantai penyebaran penyakit tersebut.

Selain itu, Koster mendukung pelaksanaan World Rabies Day (WRD) 2026 yang akan menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya rabies sekaligus mendorong kepedulian terhadap kesehatan dan kesejahteraan hewan.

Berita Terkait:  Buka UDG XXXIII Bali 2026, Gubernur Koster Serukan Penguatan Integritas SDM Bali

Peringatan World Rabies Day 2026 dijadwalkan berlangsung pada 27 September 2026 di Lapangan Bajra Sandhi, Renon, Denpasar. Sejumlah kegiatan akan digelar, di antaranya sterilisasi gratis untuk anjing liar, vaksinasi rabies gratis, Pet Fun Walk, Lomba Anjing Sehat, Lomba Makan untuk Anjing, serta berbagai kegiatan edukatif lainnya.

Koster mengajak masyarakat memanfaatkan momentum tersebut sekaligus mengambil bagian dalam gerakan bersama mewujudkan Bali Bebas Rabies 2030. Pencegahan, menurutnya, harus dimulai dari lingkungan keluarga dan masyarakat melalui kepemilikan hewan peliharaan yang bertanggung jawab.

Masyarakat juga diingatkan untuk tidak mengabaikan apabila terjadi gigitan anjing maupun hewan penular rabies lainnya. Korban gigitan harus segera mendapatkan penanganan yang tepat dan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak terkait.

Berita Terkait:  Bina 104 Kader Posyandu di Bangli, Putri Koster Tekankan Peran Aktif Layani Masyarakat

Di sisi lain, pemilik anjing di Bali diharapkan memastikan hewan peliharaannya mendapatkan vaksinasi rabies secara rutin, tidak dibiarkan berkeliaran, serta melakukan sterilisasi sebagai bagian dari upaya pengendalian populasi.

Kolaborasi pemerintah, PDHI, tenaga medis veteriner, komunitas pencinta hewan, dan masyarakat diharapkan semakin memperkuat upaya penanggulangan rabies di Bali. Sinergi lintas pihak tersebut menjadi bagian penting dalam mewujudkan Bali yang lebih aman sekaligus mencapai target Bali Bebas Rabies 2030. (red)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI