Barometer Bali | Denpasar – Gubernur Bali Wayan Koster memastikan anggaran penanganan bencana di Provinsi Bali masih tersedia dan mencukupi, apabila Bali mulai memasuki musim hujan. Hal tersebut disampaikan Koster usai mengikuti sidang paripurna DPRD Provinsi Bali yang membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Bali, Senin (14/9/2026).
Koster mengatakan, pemerintah daerah masih memiliki anggaran belanja tidak terduga yang dapat digunakan untuk menangani bencana apabila sewaktu-waktu terjadi.
“Oh, kalau anggaran untuk bencana masih ada. Belanja tidak terduga masih cukup. Dan setiap ada kebutuhan terkait penanganan bencana selalu kita realisasikan,” ujar Koster.
Terkait memasuki musim hujan pada September ini, Koster memastikan pemerintah daerah telah melakukan langkah antisipasi. Menurutnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bali telah menyiapkan manajemen untuk menghadapi potensi bencana.
“Otomatis. BPBD telah melakukan manajemen antisipasi yang cukup baik, ya,” katanya.
Saat ditanya apakah terdapat kenaikan anggaran untuk bencana dari APBD induk ke APBD perubahan, Koster menegaskan tidak ada penambahan nominal.
“Ndak, ndak. Yang baku yang ada baru terealisasi 50 persen,” ungkapnya. (rian)










