Bupati Kembang Hadiri Karya Pujawali, Pura Luhur Dangkahyangan Rambut Siwi

IMG-20260916-WA0078_VP3NQAZg2a
KARYA PUJAWALI - Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan melaksanakan persembahyangan di Pura Luhur Dangkahyangan Rambut Siwi, Desa Yehembang Kangin, Kecamatan Mendoyo, Rabu (16/9). (Barometer Bali/Rah)

Barometer Bali | Jembrana – Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan melaksanakan persembahyangan di Pura Luhur Dangkahyangan Rambut Siwi, Desa Yehembang Kangin, Kecamatan Mendoyo, Rabu (16/9). Persembahyangan tersebut bertepatan dengan pelaksanaan Pujawali di salah satu pura tertua di Bali di Gumi Makepung ini.

Pujawali Pura Luhur Dangkahyangan Rambut Siwi jatuh pada Buda Umanis Prangbakat, Rabu (16/9). Prosesi pujawali dipuput oleh Ida Peranda Istri Gede Oka Sidarta dari Griya Taman Sari Manuaba Tibusambi.

Berita Terkait:  Kembang-Ipat Jajal Keseruan Festival Mekepung 2026, Ijogading Barat Sapu Bersih Juara

Rangkaian pujawali dilaksanakan selama lima hari. Selama pelaksanaan karya, Ida Bhatara nyejer hingga Redite Kliwon Bala, Minggu (20/9), sebelum kemudian dilaksanakan panyineban.

Bupati Kembang mengatakan, kehadirannya dalam pujawali tersebut merupakan bentuk bhakti sekaligus ungkapan rasa syukur kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa, khususnya kepada Ida Bhatara yang berstana di Pura Luhur Dangkahyangan Rambut Siwi.

Selain memohon keselamatan dan kerahayuan, persembahyangan juga dimanfaatkan untuk memohon tuntunan serta kelancaran dalam menjalankan roda pemerintahan di Kabupaten Jembrana.
“Persembahyangan kali ini untuk memohon tuntunan dan restu di hadapan Ida Bhatara yang berstana di Pura Dangkahyangan Rambut Siwi agar program-program yang kami laksanakan dapat berjalan dengan baik dan lancar,” ujar Bupati Kembang.

Berita Terkait:  Buka UDG XXXIII Bali 2026, Gubernur Koster Serukan Penguatan Integritas SDM Bali

Sementara itu, Pamucuk Karya Pujawali Pura Luhur Dangkahyangan Rambut Siwi, I Kadek Suentra, mengatakan rangkaian persiapan upacara telah dimulai sejak Rabu (9/9). Sebelum memasuki puncak pujawali, berbagai rangkaian upakara telah dilaksanakan di sejumlah pura yang berada di kawasan Pura Luhur Dangkahyangan Rambut Siwi. Di antaranya nawur, mendak tirta, pacaruan hingga pakelem di Pura Beji dan Pura Goa Tirta.

Berita Terkait:  Pemkot Denpasar Salurkan Bantuan Rp700 Juta untuk Korban Gempa NTT

Rangkaian tersebut kemudian dilanjutkan dengan pacaruan di Pura Luhur, Pura Penataran, serta Pura Pesanekan.
“Untuk rangkaian pujawali dilaksanakan selama lima hari. Mulai tanggal 16 September sampai nanti panyinebannya tanggal 20 September,” ungkapnya. (Rah/Red)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI