Groundbreaking Proyek PPN Pengambengan, Awal Baru Pelabuhan Perikanan Terpadu di Jembrana

InCollage_20260929_211212209_Xy3CecVP85_AZl2pEgl9Q
GROUNDBREAKING - Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, menghadiri peletakan batu pertama (groundbreaking) proyek penataan kawasan Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pengambengan yang masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) pada Selasa (29/09/2026). (Barometer Bali/Rah/Red)

Barometer Bali | Jembrana – Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, menghadiri peletakan batu pertama (groundbreaking) proyek penataan kawasan Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pengambengan yang masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) pada Selasa (29/09/2026). Acara ini dihadiri langsung oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Sakti Wahyu Trenggono, serta Gubernur Bali, I Wayan Koster.​

Groundbreaking ini menjadi titik terang dari rencana pemindahan pelabuhan perikanan dari Benoa ke Pengambengan yang telah digagas sejak tahun 2019. Proyek megah bernilai anggaran Rp1,2 triliun ini diperkirakan akan menyerap hingga 25.000 tenaga kerja.

Dalam sambutannya, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menegaskan komitmennya agar pembangunan PPN Pengambengan dilakukan secara menyeluruh dan terintegrasi.

Berita Terkait:  Tutup LST Surfing & Music Festival 2026, Bupati Satria Berharap Ajang Ini Terus Berkembang Jadi Ikon Nusa Lembongan

​”Saya tidak mau kalau anggaran pembangunan di Pengambengan hanya Rp500 miliar atau Rp600 miliar. Saya ingin sekali membangun, dan begitu kita bangun, betul-betul harus terintegrasi,” tegas Wahyu Trenggono.

​Ia juga menyoroti pentingnya keterlibatan SDM lokal dalam pengoperasian pelabuhan ke depannya.
​”Tenaga kerja yang diperlukan diprediksi sekitar 25.000 orang. Saya minta nanti Pak Gubernur dan Pak Bupati, ada Politeknik di sini. Jadi sebaiknya pelaku yang bekerja disini ya orang Bali” pungkasnya.

​Senada dengan arahan Menteri, Bupati I Made Kembang Hartawan menekankan pentingnya optimalisasi potensi daerah, baik dalam hal penyerapan tenaga kerja maupun keterlibatan pemasok material bangunan lokal.

Berita Terkait:  Buka Pagelaran Budaya Desa Padangan, Bupati Sanjaya Dorong Penguatan Ekonomi Desa

​”Manfaatkan potensi lokal, mulai dari tenaga kerja hingga supplier lokal yang memenuhi kriteria. Dengan begitu, potensi daerah dapat tertampung, dan masyarakat bisa merasakan dampaknya sejak awal serta merasa memiliki proyek ini,” ujar Bupati Kembang.

​Bupati Kembang juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada pemerintah pusat, khususnya kepada Menteri Sakti Wahyu Trenggono, atas terealisasinya proyek strategis yang telah diperjuangkan sejak 2019 tersebut.

​Di samping itu, Bupati Jembrana mengusulkan agar pengerjaan awal difokuskan pada pengerukan sedimentasi di mulut kolam labuh dermaga. Langkah ini mendesak dilakukan karena pendangkalan akibat sedimentasi mengganggu alur keluar-masuk kapal nelayan, sebagaimana keluhan yang diterimanya langsung dari warga pesisir.

Berita Terkait:  Wali Kota Jaya Negara Hadiri Puncak Karya Pelebon I Gusti Ayu Badri

​”Saya menyarankan agar awal pengerjaan proyek diawali dengan pengerukan di mulut kolam labuh. Ada pendangkalan dan sedimentasi yang perlu segera dikeruk agar kapal-kapal nelayan yang selama ini kesulitan bisa masuk dengan lancar,” tegasnya.

​Kehadiran proyek modernisasi PPN Pengambengan ini diharapkan mampu menjadi mesin penggerak ekonomi baru sekaligus mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Jembrana. (rah)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI