Barometer Bali | Jembrana – Sebuah truk bernomor polisi DK 8260 VJ terguling di jalur Denpasar–Gilimanuk, Banjar Tirtakusuma, Desa Candikusuma, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, Senin (5/10/2026) pagi. Kecelakaan tunggal itu sempat mengganggu arus lalu lintas, sementara pengemudinya selamat tanpa mengalami luka.
Truk dikemudikan N. Gusti Made Dian Prastyanto (25), warga Banjar Asem, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng. Berdasarkan laporan kepolisian, kendaraan semula melaju normal dari arah Gilimanuk menuju Denpasar.
Saat tiba di lokasi kejadian, ban belakang kiri truk tiba-tiba pecah. Insiden tersebut disusul patahnya as roda belakang, sehingga kendaraan kehilangan kendali dan terguling ke sisi kiri jalan.
“Dari hasil penanganan awal, kecelakaan terjadi setelah ban belakang kiri kendaraan pecah yang kemudian menyebabkan as roda belakang patah. Kendaraan akhirnya terguling ke sisi kiri jalan. Pengemudi dalam kondisi selamat dan tidak mengalami luka,” ungkap Kapolsek Melaya, Kompol I Putu Suarmadi, saat dikonfirmasi awak media, Senin siang.
Meski tidak menimbulkan korban luka, kecelakaan itu menyebabkan kerusakan pada kendaraan, terutama bagian as roda belakang. Kerugian materiil sementara diperkirakan sekitar Rp5 juta.
Suarmadi menjelaskan, personel kepolisian segera mendatangi lokasi setelah menerima laporan. Petugas mengamankan tempat kejadian, mencatat keterangan saksi, mengamankan barang bukti, serta menangani kendaraan yang terguling.
Evakuasi menjadi salah satu langkah yang diupayakan agar keberadaan truk tidak terus menghambat pengguna jalur utama tersebut.
“Kami sudah melakukan langkah-langkah penanganan di TKP, termasuk mengamankan kendaraan dan melakukan pendataan terhadap saksi. Untuk proses evakuasi kendaraan, kami mengupayakan bantuan alat berat agar kendaraan dapat segera dipindahkan dan tidak mengganggu aktivitas pengguna jalan,” jelasnya.
Kecelakaan tersebut ditangani Unit Lantas Polsek Melaya. Petugas turut mengupayakan bantuan alat berat dari Bego Perkasa untuk mengevakuasi truk.
Polisi mengimbau pengguna jalur Denpasar–Gilimanuk agar tetap berhati-hati, terutama saat melintas di sekitar kendaraan berat yang mengalami gangguan teknis. (dika)










