Barometer Bali | Denpasar – BBM terutama jenis pertalite sempat mengalami kelangkaan di sebagian besar SPBU di Bali. Namun menurut pihak Pertamina, kondisi antrean kendaraan di sejumlah SPBU di Bali mulai berangsur kondusif. Di tengah upaya pemulihan pelayanan, Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus mempercepat kedatangan pasokan Pertalite untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menyebut kapal pengangkut pasokan Pertalite berikutnya telah berlayar menuju Integrated Terminal (IT) Manggis, Karangasem. Kapal tersebut tiba pada Minggu (11/10/2026) dini hari.
“Kapal sudah bongkar muatan 18.000 KL Pertalite dan 2.500 KL Pertamax, saat ini seluruh mobil tangki sudah menuju SPBU untuk pengiriman,” ungkap Ahad kepada barometerbali.com Senin (12/10/2026).
Percepatan pasokan dilakukan melalui optimalisasi pola suplai dan pengaturan kecepatan pelayaran. Langkah ini diharapkan dapat mendukung ketersediaan Pertalite sekaligus menjaga kelancaran pelayanan di SPBU.
Ahad mengatakan pihaknya terus mengupayakan agar pasokan berikutnya segera tiba untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Kami terus mengupayakan agar pasokan Pertalite berikutnya dapat segera tiba dan mendukung pemenuhan kebutuhan masyarakat. Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus juga terus mengoptimalkan langkah operasional untuk mendukung pemenuhan kebutuhan BBM masyarakat,” jelas Ahad kepada barometerbali.com Senin (12/10/2026).
Ahad juga membantah informasi yang menyebutkan pihak Pertamina sengaja mengurangi pasokan BBM 30-35% imbas dari sanksi kepada SPBU yang melakukan pelanggaran.
“Tidak benar,” cetusnya.
Pantau Stok dan Siapkan Penyaluran
Selama proses pengiriman berlangsung, Pertamina terus memantau kondisi stok BBM dan menyiapkan penerimaan pasokan di terminal. Dengan demikian, penyaluran diharapkan dapat segera dilakukan setelah kapal tiba.
Pertamina juga mengevaluasi kondisi suplai serta memastikan kesiapan stok dan pelayanan di SPBU. Koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan turut diperkuat untuk mendukung kelancaran distribusi BBM di Bali.
Meski antrean di sejumlah SPBU mulai berangsur kondusif, masyarakat tetap diimbau menggunakan BBM secara bijak sesuai kebutuhan. Pertamina juga meminta masyarakat tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi.
Apabila menemukan kendala pelayanan atau membutuhkan informasi terkait BBM, masyarakat dapat mengakses kanal resmi Pertamina atau menghubungi Pertamina Call Center 135. (red)










