Barometer Bali | Denpasar – Gubernur Bali Wayan Koster menyatakan dukungannya terhadap Perseden Denpasar yang akan mewakili Bali dalam kompetisi Liga 3 Nasional mulai 30 Oktober 2026. Dukungan tersebut diberikan melalui pemanfaatan fasilitas olahraga di GOR Ngurah Rai Denpasar serta bantuan pengurusan izin keramaian untuk menunjang persiapan dan pelaksanaan pertandingan.
Dukungan itu disampaikan Koster saat menerima jajaran Asprov PSSI Denpasar di Jayasabha, Denpasar, Senin (12/10). Pertemuan tersebut membahas kesiapan Perseden menghadapi kompetisi nasional sekaligus dukungan pemerintah daerah terhadap perkembangan sepak bola Bali.
Ketua Asprov PSSI Denpasar, Anak Agung Putu Sudirka Yoga Semadi, menyampaikan bahwa Perseden akan membawa nama Bali dalam kompetisi tingkat nasional tersebut. Ia berharap dukungan Pemerintah Provinsi Bali dapat membantu tim mempersiapkan diri dan menjalani kompetisi dengan optimal.
“Mohon support Bapak Gubernur. Kita akan mengarungi Liga 3 Nasional mulai 30 Oktober mendatang dengan sistem home-away,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Perseden akan mengandalkan pemain putra Bali untuk menghadapi persaingan di tingkat nasional. Tim tersebut terdiri atas 30 pemain serta 10 pelatih dan ofisial yang akan mendukung perjalanan tim selama kompetisi berlangsung.
Menanggapi hal tersebut, Koster mempersilakan Perseden memanfaatkan fasilitas olahraga yang tersedia di GOR Ngurah Rai Denpasar. Fasilitas itu dapat digunakan untuk kegiatan latihan maupun pertandingan sebagai bagian dari persiapan menghadapi Liga 3 Nasional.
“Kita punya fasilitas yang baik di GOR Ngurah Rai. Lapangannya bagus. Silakan dipergunakan dengan baik untuk latihan maupun pertandingan. Izin keramaian juga akan kami bantu,” kata Koster.
Koster menegaskan, pembinaan sepak bola di Bali perlu mendapatkan dukungan berkelanjutan agar mampu meningkatkan prestasi di tingkat nasional. Menurutnya, potensi pesepak bola Bali perlu terus dikembangkan melalui pembinaan yang terarah serta pemberian kesempatan untuk berkompetisi.
Ia juga mengingatkan bahwa Bali memiliki sejumlah pemain yang pernah berkiprah di kancah nasional. Beberapa nama yang disebutnya antara lain Rae Bawa, IB Mahayastra, dan Wayan Sukadana.
“Saya lihat potensi itu ada dan harus digenjot agar sepak bola kita di Bali naik kelas,” ujarnya.
Keikutsertaan Perseden Denpasar dalam Liga 3 Nasional menjadi kesempatan bagi para pemain Bali untuk menunjukkan kemampuan dan bersaing dengan tim dari berbagai daerah. Dengan dukungan fasilitas olahraga dan bantuan perizinan dari Pemerintah Provinsi Bali, Perseden diharapkan dapat mempersiapkan diri secara optimal untuk menghadapi kompetisi dengan sistem kandang dan tandang tersebut.
Dukungan ini juga menjadi bagian dari upaya mendorong perkembangan sepak bola daerah serta membuka peluang bagi talenta lokal Bali untuk berprestasi di tingkat nasional. (red)











