Wagub Giri Prasta Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Mangrove

IMG-20261023-WA0324
TANAM MANGROVE - Wakil gubernur Bali I Giri Prasta saat menghadiri kegiatan penanaman mangrove jenis Avicennia marina bersama Ikatan Wartawan Online (IWO) Provinsi Bali di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Ngurah Rai, Denpasar, Jumat (23/10/2026). (Barometerbali/rian)

Barometer Bali | Denpasar – Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat upaya pelestarian mangrove melalui penanaman, perawatan dan pemantauan secara berkelanjutan. Hal itu dinilai penting untuk memastikan mangrove tumbuh optimal dan mampu menjaga keseimbangan ekosistem pesisir.

Hal itu disampaikan Giri Prasta saat menghadiri kegiatan penanaman mangrove jenis Avicennia marina bersama Ikatan Wartawan Online (IWO) Provinsi Bali di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Ngurah Rai, Denpasar, Jumat (23/10/2026). Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda.

Kegiatan ini juga turut melibatkan siswa pencinta alam SMA Negeri 1 Kuta dan Sahabat Mangrove Ranger Indonesia. Hadir pula Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Denpasar, Kombes Pol. Leo Dedy Defretes.

Giri Prasta menegaskan, keberhasilan pelestarian mangrove tidak cukup diukur dari jumlah bibit yang ditanam. Perawatan dan pemantauan pertumbuhan harus menjadi bagian penting dari upaya rehabilitasi agar mangrove dapat berkembang dan memberikan manfaat ekologis dalam jangka panjang.

Berita Terkait:  Pemkab Bangli Percepat PBG dan SLF, Perkuat Kepastian Berusaha dan PAD

Menurutnya, mangrove memiliki peran strategis dalam melindungi kawasan pesisir dari abrasi, menjadi habitat berbagai biota, serta menyerap dan menyimpan karbon yang berkontribusi terhadap mitigasi perubahan iklim.

Karena itu, ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, komunitas lingkungan, dan berbagai pemangku kepentingan dalam menjaga keberlanjutan ekosistem mangrove.

Berdasarkan data Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Bali yang disampaikan Giri Prasta, pada 2018 tercatat kerusakan kawasan mangrove seluas lebih dari 18 hektare. Melalui upaya penanganan dan pemulihan secara bertahap, sebagian besar kawasan tersebut telah ditangani.

Meski demikian, sekitar 3 hektare kawasan masih dalam proses penataan dan pemulihan. Upaya rehabilitasi di sejumlah lokasi juga menghadapi tantangan karena kondisi ekosistem belum sepenuhnya mendukung pertumbuhan mangrove secara optimal.

Menurut Giri Prasta, diperlukan pendekatan yang tepat, termasuk pemanfaatan teknologi sesuai karakteristik lingkungan, untuk meningkatkan keberhasilan pemulihan kawasan mangrove.

Berita Terkait:  Arak Bali Laku Dilelang US$400 di Las Vegas Amerika

“Semua masalah tidak bisa diselesaikan sendiri, tetapi bisa diselesaikan dengan solusi bersama. Kami yakin dan percaya pemulihan ini segera bisa ditangani bersama. Mari kita merawat pertiwi, satu mangrove satu juta manfaat,” ujar Giri Prasta.

Ia juga mengapresiasi keterlibatan berbagai pihak dalam menjaga dan memulihkan kawasan mangrove di Bali. Menurutnya, pelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab bersama dan membutuhkan kesadaran serta partisipasi aktif masyarakat.

Upaya tersebut, lanjutnya, sejalan dengan visi pembangunan Pemerintah Provinsi Bali, Nangun Sat Kerthi Loka Bali, khususnya nilai Wana Kerthi, yakni pemuliaan dan penyucian hutan, serta Segara Kerthi, yakni pemuliaan dan penyucian laut.

Melalui penerapan nilai-nilai tersebut, pelestarian mangrove diharapkan tidak hanya menjaga keseimbangan ekosistem, tetapi juga memperkuat ketahanan lingkungan pesisir bagi generasi mendatang.

Berita Terkait:  Dorong Hasil Panen Melimpah, Bupati Kembang Ajak Petani Maksimalkan PM-AAS

Pada kesempatan yang sama, Wagub Giri Prasta turut menyaksikan penandatanganan komitmen bersama antara UPTD Tahura Ngurah Rai dan IWO Provinsi Bali untuk menjaga kelestarian mangrove dan kawasan pesisir Bali.

Sementara itu, Ketua IWO Provinsi Bali, Tri Widiyanti, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Provinsi Bali terhadap kegiatan tersebut.

Ia menegaskan, insan pers tidak hanya berperan menyampaikan informasi kepada masyarakat, tetapi juga dapat mengambil bagian dalam aksi nyata pelestarian lingkungan.

“Kami berkomitmen sebagai jurnalis untuk tidak hanya membuat berita, tetapi juga turut menjaga ekosistem Bali melalui kegiatan penanaman mangrove ini,” ujar Widiyanti.

Ia berharap mangrove yang ditanam dapat tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat jangka panjang bagi kawasan pesisir. Kegiatan ini juga diharapkan dapat mendorong generasi muda agar semakin peduli dan terlibat aktif dalam menjaga lingkungan hidup. (rian)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI