Pemkab Jembrana Latih 216 Guru SD dan SMP, Perkuat Pembelajaran Matematika Metode GASING

IMG-20261102-WA0117_gRbFJTRs8t
PELATIHAN - Secara resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Jembrana, I Made Budiasa, di Ballroom Gedung Kesenian Ir. Soekarno, Senin (2/11/2026). (Barometer Bali/rah/red)

Barometer Bali | Jembrana – Pemerintah Kabupaten Jembrana terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya kemampuan numerasi siswa melalui penguatan kompetensi tenaga pendidik. Salah satunya dengan menggelar Pelatihan Pandai Berhitung Metode GASING (Gampang, Asyik, dan Menyenangkan) bagi guru SD dan SMP yang diikuti 216 peserta.

Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Jembrana, I Made Budiasa, di Ballroom Gedung Kesenian Ir. Soekarno, Senin (2/11/2026). Pelatihan dijadwalkan berlangsung selama 17 hari, mulai 2 hingga 18 November 2026.

Dalam sambutannya, I Made Budiasa menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan dan seluruh pihak yang telah menginisiasi program tersebut. Menurutnya, pendidikan merupakan pilar utama dalam membangun peradaban sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Jembrana.

Berita Terkait:  Wakil Bupati Klungkung Pimpin Rapat PGRI, Minta Momentum HUT ke-81 Perkuat Solidaritas Guru

Melalui pelatihan metode GASING, pihaknya berharap para guru mampu menghadirkan pembelajaran matematika yang lebih menarik dan mudah dipahami, sehingga dapat menumbuhkan kecintaan siswa terhadap mata pelajaran tersebut sejak dini.

Metode GASING yang dikembangkan oleh Prof. Yohanes Surya merupakan pendekatan pembelajaran matematika yang dirancang agar siswa dapat memahami konsep berhitung secara logis, cepat, dan menyenangkan tanpa merasa tertekan.

Terdapat sejumlah manfaat yang diharapkan melalui penerapan metode ini, di antaranya mengurangi kecemasan siswa terhadap matematika melalui permainan, lagu, dan aktivitas interaktif. Selain itu, pembelajaran dilakukan secara bertahap dari konsep konkret menuju abstrak dengan memanfaatkan benda nyata atau alat peraga sebelum siswa mengenal simbol matematika.

Berita Terkait:  Atasi Putus Layanan Berobat PMI, Tim Peneliti Unud Kembangkan Migrant Health System

Metode ini juga melatih kelancaran dan kecepatan berhitung secara mental atau mental math, sekaligus memperkuat kemampuan berpikir kritis dan logis dalam menyelesaikan persoalan matematika.

Budiasa menegaskan, guru memiliki peran penting sebagai ujung tombak transformasi pendidikan di sekolah. Karena itu, seluruh peserta diharapkan dapat mengikuti pelatihan secara optimal, menyerap materi yang diberikan oleh para pelatih profesional, serta menerapkannya dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah masing-masing.

Berita Terkait:  Dorong Modernisasi Pertanian, Kelompok Tani Jembrana Terima Bantuan Alsintan

“Jadilah agen perubahan di sekolah masing-masing. Tularkan semangat dan metode ini kepada rekan sejawat dan utamanya kepada anak-anak didik kita di ruang-ruang kelas,” pesannya.

Pemerintah Kabupaten Jembrana berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan mutu pendidikan melalui penguatan kapasitas guru serta penyediaan fasilitas penunjang yang memadai. Upaya tersebut diharapkan mampu mencetak generasi Jembrana yang cerdas, kompetitif, dan berkarakter.

Pelatihan ini sekaligus menjadi salah satu langkah untuk menciptakan suasana pembelajaran matematika yang lebih menyenangkan, sehingga kemampuan numerasi siswa dapat berkembang secara optimal. (rah/red)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI