KUI Unud Kolaborasi BINUS University Gelar International Community Development Program (ICDP) 2023

Foto: Mahasiswa Unud dan BINUS University berbaur dalam gallery works memetakan potensi, masalah, hambatan, dan solusi pascainteraksi dengan pelaku UMKM di Jimbaran Bali, Jumat (1/9/2023). (Sumber: Ngurah Dibia)

Badung | barometerbali – Dalam upaya berinteraksi dengan pemangku kepentingan dari sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Universitas Udayana (Unud) melalui Kantor Urusan Internasional (KUI) bersama dengan BINUS University menggelar International Community Development Program (ICDP) 2023 di Bali. Kegiatan pertama kali digelar di Bali ini sebelumnya telah sukses dilaksanakan di Malang pada tahun 2022, kemudian di Bandung, dan dilanjutkan di Jakarta awal tahun ini.

“Melalui interaksi ini, peserta dapat mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dan berkolaborasi untuk merumuskan solusi inovatif,” ungkap Debby Sonita Lubis, S.Psi., M.Soc.Sc., selaku International Office Manager BINUS University, di aula KUI Unud, Jumat (1/9/2023).

Di Bali program ini diselenggarakan di Jimbaran, mulai dari 28 Agustus hingga 2 September 2023. ICDP merupakan special program yang memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa domestik serta negara sahabat yang berpartisipasi untuk memperkaya pengetahuan dalam studi mereka.

Melalui program ini, para mahasiswa memiliki kesempatan unik untuk berinteraksi dengan pemangku kepentingan dari sektor UMKM.

Berita Terkait:  Dari Gerobak Pinjaman ke 21 Gerai: Kisah Putu Agus Bangun Waralaba SUKA Fried Chicken dari Nol

Debby menambahkan pendekatan pembelajaran ini diharapkan dapat menghubungkan teori akademis dengan situasi dunia nyata serta memberdayakan mahasiswa untuk memberikan kontribusi yang nyata.

“Kolaborasi antara BINUS University dan Universitas Udayana menjadi kekuatan pendorong di balik kesuksesan program ini,” ucapnya.

Upaya bersama ini tidak hanya memfasilitasi pelaksanaan ICDP 2023, tetapi juga menyatukan mahasiswa berprestasi dari kedua institusi, sehingga memfasilitasi pertukaran pengetahuan lintas institusi. Provinsi Bali yang dipilih sebagai lokasi program, memberikan peluang luar biasa untuk memperkenalkan peserta pada perpaduan elemen budaya yang unik.

“Pengalaman ini tidak hanya meningkatkan pemahaman peserta terhadap budaya lokal, tetapi juga berkontribusi pada kemajuan UMKM,” imbuhnya.

Debby Sonita Lubis yang sekaligus ICDP Project 2023, berbagi pandangannya mengenai signifikansi program ini. ICPD merupakan bukti komitmen untuk mendorong perkembangan kewirausahaan di kalangan mahasiswa.

“Dengan melibatkan peserta dalam berbagai kegiatan, kami tidak hanya meningkatkan pemahaman tetapi juga berkontribusi terhadap pertumbuhan sektor UMKM melalui upaya kolaboratif, terutama dalam lanskap digital yang dinamis,” tandas Debby.

Di sisi lain Koordinator Kantor Urusan Internasional (KUI) dari Universitas Udayana Dr.Eng. Ir. Ni Nyoman Pujianiki, ST, MT, M.Eng, IPM., mengaku senang bisa berkolaborasi dengan BINUS yang merupakan universitas top nasional. Dalam International Community Development Program ini, mahasiswa udayana dapat bergabung dengan mahasiswa asing dalam mengaplikasikan design thinking sehingga wawasan mahasiswa menjadi lebih kreatif dalam memecahkan masalah.

Berita Terkait:  Pakai Celemek dan Layani Pembeli, Aksi Bupati Kembang dan Wabup Ipat Jadi Pedagang Warnai Peluncuran Food Truck UMKM

“Semoga kerja sama ini dapat terus ditingkatkan lagi dan program ini bisa berkelanjutan,” harapnya.

Program ini juga melibatkan peserta dari berbagai negara, tidak hanya dari mahasiswa BINUS University, tetapi juga dari universitas internasional terkemuka seperti Universiti Malaya di Malaysia, Panpacific University di Filipina, dan Dong Nai Technology University di Vietnam. Kolaborasi lintas negara ini meningkatkan pertukaran budaya dan menciptakan lingkungan pembelajaran yang kaya bagi semua peserta.

International Community Development Program 2023 mencerminkan komitmen untuk mendorong kewirausahaan dan memberdayakan UMKM melalui keterlibatan kolaboratif untuk mendorong inovasi. Dengan menyediakan akses terhadap pengetahuan, pelatihan, dan sumber daya, program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas, efisiensi, dan daya saing UMKM di pasar lokal maupun internasional.

Berita Terkait:  Wisuda Lansia Pertama di Jembrana, Bupati Kembang: Jadi Inspirasi Generasi Muda

Sementara, Perwakilan Dinas Koperasi dan UKM Bali, yang diwakili Kepala Bidang Kewirausahaan, Wayan Mulyaningsih, sangat mengapresiasi kegiatan ini. Pihaknya sebagai leading sector UMKM dan koperasi, sangat mendukung kegiatan yang digelar selama satu minggu ini. Tak hanya itu, pihaknya juga sangat berharap agar kegiatan seperti ini bisa terus dikembangkan di kampus-kampus lain.

“Ke depan agar UMKM kita atau yang berkecimpung di dalam usaha Umkm baik yang ada di kabupaten atau kota, agar berkolaborasi dengan kampus baik itu praktisi maupun dengan instansi lain. Karena kegiatan seperti ini sangat positif bila direncanakan dengan baik dan berkelanjutan,” jelasnya.

Jabatan Fungsional (Jafung) Pengawas Koperasi, Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kabupaten Badung, Gusti Nyoman Rasmawan mengatakan secara umum sangat mendukung program ini dan berharap kepada mahasiswa dari perguruan tinggi yang terlibat kedepannya bisa berkelanjutan.

“Harapan kami sistem ini bisa berjalan dengan baik dan berlanjut. Kami sangat terbuka bila ada kegiatan seperti ini untuk difasilitasi oleh dinas. Karena kegiatan ini sangat menyentuh sekali para pelaku UMKM,” pungkas Rasmawan.

Editor: Ngurah Dibia

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI