Polda Bali Buru Pelaku “Petrus” di Mengwi

Foto: Ilustrasi penembakan, Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan (kanan). (BB/212)

Badung | barometerbali – Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah (Kabid Humas Polda) Bali, Kombes Pol (KBP) Jansen Avitus Panjaitan menjelaskan, pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap pelaku penembakan misterius (petrus) yang terjadi di Vila Tumbak Bayuh, Mengwi, Badung, Selasa (23/1/2024) dini hari.

Ia juga membenarkan, korban petrus di Mengwi merupakan seorang pria bernama Turan Mehmet (30) Warga Negara Asing (WNA) asal Turki, saat ini masih dalam perawatan intensif di RS Bhayangkara Polda Bali. Selain itu, sejumlah bukti dan keterangan saksi berhasil dikumpulkan dari Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Memang benar telah terjadi penembakan tersebut dan korbannya WNA asal Turki, saat ini korban dalam proses perawatan di RS Bhayangkara. Pelaku masih kita buru, sejumlah bukti dan keterangan saksi sudah kita kantongi,” jelas Jansen.

Berita Terkait:  Gubernur Koster Dorong Arak Bali Jadi Industri Global di Hari Arak Bali ke-6

Lebih lanjut KBP Jansen menambahkan, berdasarkan keterangan saksi seorang satpam berinisial NGR menyebut sempat mendengar seperti ada suara papan kayu jatuh dan teriakan seseorang sebelum kejadian. Ia juga sempat mengecek area vila tempatnya bekerja dan ternyata sepi semua tamu sedang tidur.

Selanjutnya saksi mengecek vila-vila terdekat yang lain dan melihat 2 orang WNA (diduga pelaku), datang dari arah Vila Palm House selanjutnya pergi dengan membawa sepeda motor jenis Honda ADV 150 sekitar pukul 01.30 Wita.

Berita Terkait:  BRI BO Ubud Toreh Prestasi Gemilang di Bawah Kepemimpinan Ony Wijayanto

Keterangan saksi lainnya berinisial MD menjelaskan, bahwa sekira pukul 01.10 Wita melaksanakan tugas kontrol diseputaran vila dan melihat korban bersama temannya sedang berada di ruang tengah vila.

Selesai melaksanakan kontrol dirinya kembali ke pos satpam, kemudian sekira pukul 01.30 Wita datang terduga pelaku menanyakan alamat vila sambil memperlihatkan foto-foto vila dari HP pelaku, setelah itu saksi membenarkan itu Vila Palm House.

“Kemudian datang seorang pelaku lainnya melompati pintu pagar dan menodongkan senjata api ke arah saksi serta pelaku membekap saksi. Karena terhalang tembok saksi tidak dapat melihat kejadian sekitar namun dirinya mendengar suara 4 sampai dengan 5 tembakan senjata api,” lanjut Jansen.

Lebih lanjut dijelaskan, setelah 15 menit saksi mendengar suara motor pelaku meninggalkan Vila Palm House, selanjutnya meminta tolong kepada satpam Vila Bela Dona untuk menghubungi manajer Vila Palm House. Saksi berusaha mencari para tamu Vila Palm House dan melihat korban di laundry vila dalam keadaan bersimbah darah.

Berita Terkait:  Pemprov NTT Minta Maaf, Gubernur Koster Dorong Syarat Administrasi dan Pakta Integritas Warga NTT-Masuk Bali

Melihat beberapa luka akibat tembakan yakni di lengan kiri tembus ke dada, bagian perut dan bagian punggung sebelah kiri. Saksi dan korban dengan mengendarai motor masing-masing menuju RS Garba Med namun karena luka tembak yang terlalu dalam pihak RS menyarankan agar ke RS Bhayangkara.

“Para pelaku masih dalam proses penyelidikan dan kita juga sudah berkoordinasi dengan pihak imigrasi,” tutup Jansen. (BB/212)

Editor: Ngurah Dibia

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI