Wayan Koster: Koalisi Merah Putih Bisa saja Terwujud

Foto: Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali Wayan Koster saat ditemui usai Final Lomba Cerdas Cermat Bulan Bung Karno di Sekretariat DPD PDI Perjuangan Bali, Jumat (21/6/2024) (Sumber: BB/Rian)

Denpasar | barometerbali – Suhu politik jelang pemilihan Gubernur dan wakil Gubernur Bali pada Pilkada tahun 2024 di Bali semakin menghangat dan penuh dinamika. Ketua PDI Perjuangan Provinsi Bali Wayan Koster bahkan menyatakan kemungkinan akan berkoalisi dengan Partai Gerindra pada Pilgub Bali 2024 (Koalisi Merah-Putih), bisa saja terjadi.

“Kemungkinan koalisi merah-putih? Bisa saja terwujud itu, bisa saja. Semua tergantung pusat,” tandas Koster saat ditemui usai acara final Lomba Cerdas Cermat Bulan Bung Karno di Sekretariat DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali, Jumat (21/6/2024).

Berita Terkait:  Relawan Advokasi Nusantara Minta Penegakan Hukum Usut Dugaan Kematian Mangrove di Tahura Ngurah Rai

Di sisi lain beberapa tokoh politik di Bali sudah mendeklarasikan dirinya bakal maju dalam pertarungan memperebutkan kursi “Bali satu” tersebut.

Selain itu ia juga mengaku rutin menjalin komunikasi politik dengan pimpinan partai-partai lain di Bali. Menurutnya komunikasi politik ini sangat penting agar bisa menjaga silahturahmi dengan para pimpinan partai politik di Bali. Hal ini untuk menjaga tensi politik jelang Pilkada Serentak 2024 di Bali menjadi kondusif.

Berita Terkait:  Jero Penyarikan Alit Sampaikan Terima Kasih atas Bantuan Gubernur Koster Renovasi Pura Alas Arum Batur

“Kalau komunikasi politik dengan semua partai iya, komunikasi politik dengan Golkar sudah, dengan Gerindra sudah, sekarang semua tinggal ditentukan oleh pusat,” sebut Koster.

Ia menjelaskan dalam internal PDI Perjuangan Bali sudah mengajukan beberapa nama ke DPP sebagai calon gubernur dan wakil gubernur bali dalam Pilkada 27 November 2024, di antaranya adalah Wayan Koster sebagai calon gubernur sedangkan Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) dan Nyoman Giri Prasta sebagai wakil gubernur.

Berita Terkait:  Jaksa tak Siap, Sidang Tuntutan Togar Situmorang Ditunda Pekan Depan

Soal siapa nanti yang akan dipasangkan menjadi pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Bali, menurutnya hal itu urusan PDIP pusat.

“Calon wakilnya ada dua, bisa Pak Cok Ace bisa Pak Giri Prasta. Itu terserah DPP,” cetus Wayan Koster, Gubernur Bali periode 2018-2023 ini.

Lebih lanjut, ia perkirakan rekomendasi dari DPP akan turun pada akhir Juli nanti atau awal Agustus tahun 2024, karena masih digodok sembari membaca dinamika politik di Bali.

Reporter: Rian Ngari

Editor: Ngurah Dibia

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI