PKBI Nasional Digusur, PKBI Bali Sebut tak Manusiawi

Kolase foto: Ketua Pengurus PKBI Daerah Bali dr Oka Negara menyayangkan tindakan penggusuran sepihak yang tidak manusiawi terhadap PKBI Nasional oleh Satpol PP Jakarta yang di-backup belasan aparat kepolisian dan TNI. (Sumber: barometerbali.com/pkbibali)

Denpasar | barometerbali – Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Daerah Bali menyatakan dukungan penuh dan keprihatinan mendalam terhadap tindakan penggusuran sepihak yang tidak manusiawi yang dilakukan terhadap kantor PKBI di Jakarta pada 10 Juli 2024. Penggusuran ini dilakukan tanpa perintah eksekusi pengadilan, dengan melibatkan sekitar 100 personel Satpol PP yang dibackup oleh belasan aparat kepolisian dan TNI.

Berita Terkait:  Diduga Hina Hari Raya Nyepi, WNA Swiss Resmi Ditetapkan Tersangka

dr. Oka Negara selaku Ketua Pengurus PKBI Daerah Bali menegaskan bahwa PKBI Bali sangat menyayangkan cara-cara tidak manusiawi yang digunakan dalam penggusuran tersebut, yang menyebabkan produk pengetahuan dan aset milik PKBI Nasional tercecer dan rusak.

“Tindakan ini mencederai nilai-nilai kemanusiaan dan seolah melupakan sejarah panjang kontribusi PKBI terhadap bangsa Indonesia,” tegas dr Oka.

PKBI telah menempati lahan di Hang Jebat sejak tahun 1970 berdasarkan hibah dari Gubernur DKI Ali Sadikin. Selama 55 tahun, PKBI telah memberikan kontribusi besar dalam mendukung program pemerintah seperti vaksinasi, penanganan stunting, edukasi remaja, layanan kesehatan seksual dan reproduksi, serta tenda kemanusiaan saat bencana. Dalam sejarahnya, PKBI juga turut membidani BKKBN yang kini menjadi Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional.

Berita Terkait:  Di Tengah WFA, Imigrasi Ngurah Rai Jaga Layanan dan Pengawasan Orang Asing Tetap Maksimal

“Bahkan sebelum pemerintah menaruh perhatian pada kesehatan perempuan dengan tingginya angka kematian Ibu dan Anak, PKBI menjadi pelopor dalam memperjuangkan pemenuhan hak-hak kesehatan perempuan,” jelasnya.

PKBI Bali menyerukan kepada pemerintah untuk menghormati hak-hak organisasi yang telah memberikan kontribusi signifikan bagi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

“Kami menolak keras tindakan penggusuran ini dan mendesak agar pemerintah mencari solusi yang lebih manusiawi dan adil,” lanjut dr. Oka.

Berita Terkait:  Timba Ilmu dari Dekranasda Bali, Aceh Utara Puji Terobosan Ibu Putri Koster

PKBI Bali imbuhnya, berdiri bersama PKBI Nasional dan seluruh keluarga besar PKBI dalam menghadapi situasi ini dan akan terus memperjuangkan hak-hak kesehatan bagi seluruh masyarakat Indonesia. (213)

Editor: Ngurah Dibia

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI