Barometer Bali | Klungkung – Bupati Klungkung, I Made Satria menghadiri rapat Paripurna DPRD Kabupaten Klungkung di ruang rapat Sabha Nawa Natya DPRD Kabupaten Klungkung, Kamis (11/6). Rapat yang dibuka oleh Ketua DPRD Kabupaten Klungkung, A.A Gede Anom itu turut dihadiri Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra, para anggota DPRD, Forkopimda dan OPD Pemkab Klungkung.
Rapat DPRD Kabupaten Klungkung dengan masa sidang II ini membahas tentang penetapan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Tentang Pedoman Pemberian Nama Jalan dan Sarana Umum di Kabupaten Klungkung.
Bupati Satria dalam pidatonya menyampaikan ditetapkannya Rancangan Peraturan Daerah ini merupakan langkah nyata untuk memberikan pedoman yang jelas, objektif, dan akuntabel bagi Pemerintah Daerah dalam menetapkan nama jalan dan sarana umum, sehingga dapat menghindari tumpang tindih penamaan, memberikan kepastian hukum, serta menjaga ketertiban administrasi pemerintahan dengan tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian, nilai historis, tokoh daerah yang berjasa, bahasa dan budaya lokal, serta aspirasi masyarakat.
Selama ini, pemberian Nama Jalan dan Sarana Umum belum diatur secara komprehensif sehingga berpotensi menimbulkan ketidakteraturan, tumpang tindih, atau penggunaan nama yang tidak sesuai dengan nilai historis, budaya, dan karakteristik lokal. “Dengan adanya pedoman yang baku, diharapkan penamaan jalan dan sarana umum dapat mencerminkan identitas daerah dan memperkuat rasa memiliki masyarakat terhadap ruang publik. Selain itu, pemberian nama jalan dan sarana umum juga memiliki nilai strategis, yakni tidak hanya sebagai penanda lokasi, tetapi juga sebagai media edukasi, penghormatan terhadap sejarah, serta pelestarian nilai-nilai budaya dan kearifan lokal,” ujar Bupati Satria.
Sementara itu, sebagai bentuk penghargaan atas jasa Pahlawan Nasional asal Kabupaten Klungkung, Ida Dewa Agung Jambe, Bupati Satria berencana mengabadikan nama beliau sebagai salah satu nama jalan di Kabupaten Klungkung. Namun, rencana tersebut akan dipertimbangkan lebih lanjut dengan berkoordinasi bersama para tokoh dan penglingsir Puri Klungkung. (rah)










