Ket foto: Kapolres Jembrana saat membeberkan terobosan Padi Mas kepada awak media di mapolres Jembrana, Rabu (24/07/2024). (Sumber: barometerbali/217)
Jembrana | barometerbali – Suasana politik jelang Pilkada 2024 di Kabupaten Jembrana mulai menghangat, hal ini diwaspadai oleh Polres Jembrana. Melalui Operasi Cipta Kondisi (cipkon) Agung 2024, Kapolres Jembrana, AKBP Endang Tri Purwanto menyatakan Polres Jembrana meluncurkan terobosan baru “Padi Mas” yang diharapkan mampu meredam konflik yang kemungkinan terjadi pada tahapan Pilkada 2024.
“Tadi pagi saya sudah melakukan apel kesiapan, tujuannya yaitu untuk memelihara Kamtibmas tetap kondusif menjelang Pilkada serentak 2024. Jadi selain operasi Cipkon, kami dari jajaran Polres Jembrana melakukan sebuah terobosan kreatif namanya Padi Mas ( Patroli Dialogis Kamtibmas),” ungkap AKBP Endang Tri Purwanto, kepada awak media, di Mapolres Jembrana, Rabu (24/7/2024).
Dalam program Patroli Dialogis Kamtibmas (Padi Mas) Polres Jembrana bersinergi dengan TNI yaitu Kodim 1617 Jembrana melakukan patroli ke tengah-tengah masyarakat, termasuk kantor partai politik guna memberikan imbauan Kamtibmas dan meminta komitmen dari Parpol peserta pemilu maupun pendukung dan mengusung paslon menjaga situasi Kamtibmas tetas kondusif.
“Intinya itu, karena kita tahu saat ini , kondisi Kabupaten Jembrana sedang hangat, hanyat ya bahasanya, kalau itu saya analogikan seperti anak saya atau manusia lagi meriang dikit berarti harus diobatin. Nah inilah terapi yang saya lakukan (terobosan Padi Mas-red) supaya kondisi panas ini tidak sampai berlanjut sampai nanti pelaksanaan perhelatan pilkada serentak. Itu salah satu tujuan Padi Mas,” beber AKBP Endang.
Lebih lanjut, AKBP Endang berharap, terobosan Padi Mas ini dapat berjalan dengan lancar dan mendapatkan hasil yang optimal. Selain itu, Padi Mas ini bukan hanya sekadar patroli saja. Tetapi, bagaimana pihak kepolisian dapat menyerap masukan dan aspirasi masyarakat.
“Kalau padinya emas, padinya kualitas unggul dan nasi yang dihasilkan akan beda. Jadi patroli dialogisnya harus yang berkualitas. Bukan sekedar patroli biasa. Tetapi bagaimana kita menyerap masukan, aspirasi, kemudian kita bisa menyelesaikan masalah ketika itu menjadi kewenangan kita,” jelasnya.
Selain itu, Polres Jembrana tengah menyiapkan patroli di dunia maya (siber) dimana personelnya gabungan dari satuan intel, satreskrim dimana akan patroli di media sosial.
“Apabila itu sifatnya postingannya menimbulkan kegaduhan, hoaks dan sebagainya tentunya kita akan melakukan langkah-langkah atau tindakan kepolisian,” tegas AKBP Endang.
Kapolres Jembrana juga berharap masyarakat Jembrana tidak mempercayai postingan akun bodong yang saat ini sangat banyak bertebaran di media sosial.
“Jadi jangan pernah percaya sama akun-akun bodong karena akun bodong itu tidak bisa mempertanggungjawabkan apa yang disampaikan. Pasti akan kita cari akun bodong tersebut. Kita juga tadi sudah sampaikan ke teman-teman parpol, apabila ada akun bodong yang memposting menimbulkan kegaduhan laporkan ke kita,” pungkas AKBP Endang.
Editor: Sintya











