TP PKK Kota Denpasar Gelar Penutupan Posyandu Paripurna di Tiga Lokasi

Foto: Tim Penggerak PKK Kota Denpasar menggelar kegiatan penutupan Posyandu Paripurna, di 3 lokasi, Sabtu (26/10). (barometerbali/213)

Denpasar | barometerbali – Tim Penggerak PKK Kota Denpasar menggelar kegiatan penutupan Posyandu Paripurna, di 3 lokasi, Sabtu (26/10). Dilaksanakan secara berurutan yakni Banjar Celuk, Kelurahan Panjer, Denpasar Selatan, kemudian dilanjutkan di Lingkungan Kartika, Kelurahan Dauh Puri, Denpasar Barat, dan yang terakhir di Banjar Kepuh, Kelurahan Peguyangan, Denpasar Utara, penutupan  ini menandai berakhirnya serangkaian kegiatan posyandu untuk balita, ibu hamil dan lansia yang telah dilaksanakan selama kurun waktu 3 bulan di wilayah tersebut.

Berita Terkait:  Senam Bersama Hingga Aksi Sosial INTI Bali Siap Meriahkan Rangkaian Imlek dan HUT Kota Denpasar

Hadir langsung pada kesempatan itu, Penjabat Sementara (Pjs) Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Desak Nyoman Sekar Mahendra, didampingi Sekretaris TP PKK Kota Denpasar, Ni Nyoman Sri Utari, Kepala Dinas PMD Kota Denpasar, I Wayan Budha, serta beberapa pihak terkait lainnya. 

Dalam arahannya, Pjs Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Desak Nyoman Sekar Mahendra mengapresiasi suksesnya pelaksanaan posyandu paripurna kali ini. 

“Saya mengucapkan terima kasih atas segala upaya yang telah dilakukan oleh tim penggerak PKK Denpasar Barat, Denpasar Selatan dan Denpasar Utara dalam pelaksanaan Posyandu Paripurna ini. Saya harap setelah pelaksanaan posyandu paripurna ini, pelaksanaan posyandu mandiri tetap dilaksanakan sebagai bagian dari pelayanan masyarakat,” katanya. 

Berita Terkait:  Gerakan 1.000 Kelapa Daksina di Klungkung, Koster Dorong Ketahanan Pangan dan Stabilitas Harga Upacara

Sementara itu, Kepala Dinas PMD Kota Denpasar, I Wayan Budha dalam kesempatan yang sama mengatakan, pelaksanaan posyandu ini bisa dijadikan sebagai momentum dalam upaya pencegahan stunting. 

“Pelaksanaan posyandu sebagai salah satu layanan kesehatan masyarakat, bisa dijadikan sebagai media untuk mengedukasi warga tentang pencegahan stunting. Saya harapkan semua elemen masyarakat dapat ikut berperan memerangi stunting untuk mencetak generasi emas 2045,” tuturnya.

Berita Terkait:  Gubernur Koster : Pemerintah Wajib Fasilitasi Kebutuhan Sulinggih demi Jaga Budaya Bali

Sebagai informasi, sejumlah lansia, ibu hamil dan balita ikut meramaikan gelaran penutupan posyandu itu. Selain menghadiri seremonial penutupan, para lansia peserta posyandu itu juga mengikuti senam dan pemeriksaan kesehatan berkala yang merupakan bagian acara pada kegiatan posyandu.

Para ibu hamil dan balita juga tak luput dari pengecekan kesehatan dan penimbangan berat badan oleh petugas kesehatan. Kepada para peserta posyandu, dibagikan pula PMT matang, bahan sayuran mentah, dan juga biskuit untuk menambah asupan gizi.

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI