PT DLU Dorong Transformasi Industri Maritim melalui Rakernas Ke-22

Foto: Rakernas Ke-22 PT Dharma Lautan Utama pada 14–15 Januari 2025 di Hotel Prama, Sanur, Denpasar (barometerbali/213)

Denpasar | barometerbali – Dalam upaya memperkokoh fondasi industri maritim Indonesia, PT Dharma Lautan Utama (DLU) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-22 pada 14–15 Januari 2025 di Hotel Prama, Sanur, Denpasar. Agenda ini menitikberatkan pada strategi pengembangan transportasi laut yang lebih inovatif, aman, dan ramah lingkungan.

Direktur Utama PT DLU, Erwin H. Poedjono, SE, menyampaikan bahwa Rakernas ini merupakan wadah untuk merespons tantangan yang dihadapi sektor maritim, sekaligus menciptakan solusi komprehensif. Salah satu isu yang menjadi perhatian utama adalah perlunya peningkatan profesionalisme di seluruh elemen industri, termasuk regulator dan logistik.

Berita Terkait:  Bedah Buku Putih, LBH GP Ansor Bali Sebut Kebijakan Kuota Haji Gus Yaqut Sesuai UU

“Konsistensi dalam pelaksanaan regulasi, seperti Over Dimension Over Load (ODOL), menjadi tantangan besar. Ketidakpatuhan terhadap aturan ini dapat mengancam keselamatan dan keberlanjutan operasional,” tegas Erwin.

Erwin juga menyoroti pentingnya keseimbangan antara supply dan demand. Ketidakseimbangan ini dinilai berdampak langsung pada keberlangsungan bisnis transportasi laut.

“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan agar memenuhi standar keamanan dan kenyamanan masyarakat,” tambahnya.

Berita Terkait:  Groundbreaking JEC Sanur, Koster Sebut Health Tourism Bisa Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Bali

Sementara itu, Founder PT DLU, Ir. H. Bambang Haryo Soekartono, menggarisbawahi upaya perusahaan dalam melampaui standar internasional Safety of Life at Sea (SOLAS) yang ditetapkan International Maritime Organization (IMO). “Keselamatan adalah prioritas kami, dan kami terus melangkah lebih jauh untuk menghadirkan layanan yang andal,” paparnya.

Selain fokus pada regulasi keselamatan, Bambang juga menyoroti kesiapan armada untuk menghadapi masa angkutan Lebaran. Sebanyak 48 kapal akan dioperasikan secara maksimal pada rute-rute strategis seperti Padang Bai–Lembar dan Merak–Bakauheni.

Berita Terkait:  Konsolidasi Forkopimda, Koster Tegaskan Bali Harus Tertib dan Berdaya Saing Global

“Seluruh tim akan bekerja 24 jam selama dua bulan penuh untuk menjamin kelancaran perjalanan masyarakat,” ungkapnya.

Melalui Rakernas ini, PT DLU mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat sinergi demi membangun sektor maritim Indonesia yang lebih profesional, berkelanjutan, dan kompetitif di pasar global. (213)

Editor: Ngurah Dibia

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI