Ternyata Ini Kepanjangan Huruf ‘K’ Singkatan Ribu, Sudah Tahu Alasannya?

BB MARET F 31
Pecahan nominal mata uang kertas rupiah yang berlaku di Indonesia saat ini. (barometerbali/net)

Denpasar | barometerbali – Apakah kamu sering melihat huruf ‘K’ digunakan jadi pengganti penulisan ribu?

Misalnya, dalam sebuah toko, kamu menemukan tulisan harga barang 50K atau 100K.

Penggunaan ‘K’ juga dijumpai dalam kompetisi lari, misalnya lari sejauh 5K atau 10K dan sebagainya.

Maka dari itu, ketika kita melihat penggunaan angka yang dibarengi huruf ‘K’, kita langsung bisa menafsirkan bahwa yang dimaksud adalah ribu.

Namun, kamu penasaran nggak sih, kenapa ‘K’ digunakan jadi singkatan ribu?

Nah berdasarkan Merriam-Webster, satuan ‘K’ memiliki kepanjangan “Kilo”.

Kilo berasal dari bahasa Yunani “chilioi” yang digunakan untuk menyatakan banyak atau jamak. 

Berita Terkait:  Karangasem Berduka: Mantan Wakil Bupati Drs. I Gusti Putu Widjera Berpulang

Kilo juga merupakan unit pengukuran dalam Sistem Satuan Internasional (Système international d’unités). 

Mungkin kamu selama ini mengenal kilo sebagai satuan jarak atau massa, seperti 1.000 kilometer atau 1.000 kilogram.

Dalam tingkatan, kilo sama dengan 1.000 gram dan 1.000 meter.

Inilah penyebab banyak orang mengganti kata ‘ribu’ dengan huruf ‘K’.

Namun fenomena ini bukan baru terjadi, melainkan pengganti kata ‘ribu’ dengan ‘K’ sudah ada setidaknya sejak pertengahan 1940-an.

Lalu, bagaimana dengan penggunaan ‘K’ dibarengi mata uang? 

Catatan sejarah menunjukkan bahwa “K” sebagai ribu ada dalam glosarium buku teks Basic Electrical Engineering terbitan McGraw-Hill’s pada tahun 1945.

Berita Terkait:  Perangkat Regulasi dan "Amunisi" Antarkan Arak Bali Jadi Spirit Ketujuh Dunia telah Lengkap

Dua tahun kemudian, perusahaan elektronik Radio Corporation of America (RCA) juga memasukkan “K” dalam glosariumnya, Common Words in Radio Television, & Electronics.

Penggunaan Huruf “K” Disertai “IDR”

Penggunaan huruf “K” juga sering dibarengi dengan penggunaan istilah IDR, misalnya harga yang dijual IDR 50K artinya Rp 50.000.

IDR sendiri merupakan singkatan dari Indonesian Rupiah atau Rupiah Indonesia.

IDR merupakan kode resmi mata uang Indonesia menurut ISO 4217.

Maka dari itu, jika menemukan sebuah produk yang terdapat keterangan di dalamnya IDR 100K, artinya harga produk tersebut Rp100.000.

Berita Terkait:  Tumpek Uye Diperingati Sekala-Niskala di Jembrana, Dipusatkan di Pura Dang Kahyangan Jati

Kendati demikian, banyak kejadian saat huruf “K” dalam label harga tidak mencantumkan nama mata uang seperti IDR atau USD.

Terkait hal ini, arti “K” pada harga biasanya mengacu pada ketentuan mata uang yang berlaku di masing-masing negara.

Tidak hanya untuk menunjukkan harga, satuan “K” juga digunakan dalam istilah teknologi.

Salah satunya yaitu digunakan untuk menunjukkan resolusi pada gambar seperti 2K dan 4K.

Resolusi 2K berarti 2.560 x 1.440, sedangkan 4K berarti 3.840 x 2.160 dalam satuan pixel.

Demikian sejumlah penjelasan mengenai arti “K” pada harga.

Semoga informasi ini menambah pengetahuan kamu. (ari)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI