Foto: Gubernur Bali Wayan Koster Koster dalam Apel Babinsa se-Bali di ISI Bali, Denpasar, Jumat (14/3/2025). (barometerbali/rah)
Denpasar | barometerbali – Gubernur Bali Wayan Koster berkomitmen memperkuat peran Babinsa (Bintara Pembina Desa) dalam mengatasi berbagai persoalan di pelosok Bali. Mulai dari kebutuhan air bersih, rumah tidak layak huni, hingga ketahanan pangan, Koster siap mengalokasikan anggaran dalam perubahan APBD 2025 untuk mendukung program ini.
“Tolong petakan desa-desa yang masih mengalami kesulitan air dan rumah warga yang tidak layak huni. Kami ingin ikut berkontribusi dan mendukung penuh program ini,” ujar Koster dalam Apel Babinsa se-Bali di ISI Bali, Denpasar, Jumat (14/3/2025).
Tak hanya melalui APBD, Koster juga akan menggandeng perusahaan-perusahaan agar menyalurkan CSR (Corporate Social Responsibility) untuk membantu program pembangunan di desa.
Selain itu, alokasi anggaran ini juga diarahkan untuk memperkuat ketahanan pangan di Bali, sejalan dengan program Presiden Prabowo. “Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali yang kami jalankan sejalan dengan kebijakan Presiden tentang ketahanan pangan. Ini menjadi salah satu prioritas pembangunan ke depan,” tambahnya.
Sebagai bentuk keseriusan, Koster menyatakan bakal mempererat kerja sama dengan Danrem Wira Satya agar program ini berjalan hingga ke tingkat desa.
“Lima tahun ke depan, kami akan terus bersinergi dengan jajaran Danrem dan Babinsa untuk mengatasi berbagai persoalan masyarakat desa,” pungkas Koster. (rah)











