Waspada Hujan Lebat Disertai Angin Kencang dan Gelombang Tinggi hingga 25 Maret

Kolase foto: BMKG memberikan peringatan cuaca ekstrem, mewaspadai hujan lebat, angin kencang dan gelombang tinggi di Bali mencapai 3 meter hingga 25 Maret 2025. (barometerbali/bmkg/rah)

Denpasar | Barometer Bali – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat Bali untuk waspada terhadap potensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang yang diperkirakan terjadi hingga 25 Maret 2025. Kondisi cuaca ini juga berpotensi menyebabkan gelombang tinggi di perairan selatan Bali.

Berita Terkait:  Konsulat Australia Pererat Kemitraan dengan Media di Bali, Soroti Kolaborasi Pendidikan hingga Lingkungan

Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III, Cahyo Nugroho, menjelaskan bahwa fenomena cuaca ini dipengaruhi oleh beberapa faktor meteorologis. Salah satunya adalah keberadaan Bibit Siklon “92S” di Samudera Hindia Selatan Bali yang memicu pertumbuhan awan konvektif.

“Selain itu, MJO (Madden-Julian Oscillation) yang berada pada kuadran 5 atau Maritim Continent juga berkontribusi terhadap peningkatan curah hujan di Bali. Massa udara basah yang terkonsentrasi dari lapisan permukaan hingga ketinggian 12.000 meter turut memperparah kondisi ini,” papar Cahyo dalam keterangannya, Sabtu (22/3/2025).

Berita Terkait:  Polda Bali Bongkar Delapan Kasus Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Negara Capai Rp1,25 Miliar

BMKG memprediksi bahwa wilayah Bali akan mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang. Selain itu, tinggi gelombang laut di perairan selatan Bali diperkirakan mencapai 1,25 hingga 3,0 meter.

“Kami mengimbau masyarakat, khususnya yang berada di daerah rawan bencana seperti dataran rendah dan perbukitan, untuk tetap waspada terhadap potensi banjir, tanah longsor, serta pohon tumbang akibat angin kencang,” tambah Cahyo.

Berita Terkait:  Gubernur Koster Minta Uji Coba Penambahan Trip 3 Kali per-Hari, Tindaklanjuti Persetujuan Lintas Pelayaran Padangbai-Nusa Penida

BMKG juga mengingatkan agar masyarakat yang beraktivitas di laut, termasuk nelayan dan operator transportasi laut, memperhatikan perkembangan prakiraan cuaca guna menghindari risiko akibat gelombang tinggi.

“Diharapkan masyarakat selalu mengikuti informasi resmi BMKG dan tidak mudah percaya pada informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan,” tutup Cahyo Nugroho. (rah)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI