Diduga Rombongan Pesilat Dianiaya hingga Terjatuh ke Got

IMG-20250414-WA0034
Rombongan pesilat terjatuh ke dalam got, diduga jadi korban penganiayaan di jalan raya Bakung Temenggungan, Balongbendo, Sidoarjo, Minggu (13/4/2025). (barometerbali/redho)

Barometerbali.com | Sidoarjo – Dugaan penganiayaan terhadap rombongan pesilat terjadi jalan raya desa Bakung Temenggungan di depan SD Muhammadiyah Balongbendo Minggu (13/4/2025) pukul 14.00 Wita.

Diketahui korban bernama Wisnu WM Putra Wardana 19 tahun warga Magersari Mojokerto dan Oktanovitisnawati 19 tahun warga Jetis Mojokerto

Kapolsek Balongbendo AKP Sugeng Sulistyo dalam keterangannya kepada wartawan menjelaskan pada Minggu,13 April 2025 sekitar jam 13.00 WIB, korban berboncengan mengendarai sepeda motor Honda Grand tahun 1993 warna hitam dari acara halal bihalal di MPP Sidoarjo.

“Ketika korban sampai di wilayah Kecamatan Krian, korban sempat dipepet oleh dua orang yang tidak dikenal mengendarai sepeda motor (tidak tahu jenis kendaraannya) kemudian korban Okta Novi ditarik jaketnya dan sempat juga dipukul menggunakan tangan kosong mengenai punggung korban lalu korban mengamankan diri di warung,” terangnya.

Berita Terkait:  Ariel Suardana: Laporan Tarip sebagai Pengalihan Isu dan Upaya Kriminalisasi Advokat

Setelah dirasa aman korban selanjutnya melanjutkan perjalanan menuju arah Mojokerto dan ketika sampai didepan SPBU Balongbendo korban Okta Novi melihat sudah disanggong kurang lebih 10 kendaraan sepeda motor setelah itu korban diikuti dari belakang.

“Ketika dalam perjalanan menuju arah Mojokerto tepatnya di depan Sekolah SD Muhammadiyah Dusun Bakung Temenggungan Kecamatan Balongbendo, lalu korban dipepet oleh sepeda motor Honda PCX warna hitam yang berboncengan tiga orang dan tidak diketahui nopolnya. Kemudian terduga pelaku yang paling belakang (memakai kaos oblong warna krem) membawa pipa besi sekira panjangnya satu meter, kemudian salah satu pelaku menendang postep belakang sisi kanan sepeda motor korban sehingga korban Wisnu yang membonceng tidak bisa mengendalikan sepeda motornya lalu terjatuh ke aspal dan korban Okta Novi terpental jatuh ke got,” tuturnya.

Berita Terkait:  Jaga Keamanan Bali, Koster Harap Sinergi Kolektif Semua Komponen Sipandu Beradat

Akibat jatuh tersebut korban Wisnu mengalami luka sobek di kepala sebelah kanan dan dijahit empat jahitan, luka lecet di dahi, hidung, bibir, pinggang depan sebelah kanan, lutut kanan dan kiri, punggung jari kanan dan kiri, dan ibu jari kaki kanan. Sedangkan korban Okta Novi mengalami luka lecet di betis kanan dan kiri serta mengalami patah tulang bahu kiri.

Berita Terkait:  Bergerak dan Berbagi di Kabupaten Tabanan, Ibu Putri Koster Ingin Tiga Kecamatan Jadi Percontohan PSBS

Kapolsek membenarkan adanya dugaan penganiayaan tersebut. Pihaknya sudah menerima laporan dari korban. Kejadian itu dilaporkan korban pada Minggu (13/04/2025) sekira pukul 15.30 WIB.

“Kami sudah ke TKP, membawa korban ke RS Citra Medika untuk visum serta memeriksa sejumlah saksi,” jelasnya.

Akibat kejadian tersebut dilaporkan ke.Polsek Balongbendo guna penyelidikan lebih lanjut. (redho)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI