Ascott Area Bali Memperingati Global Accessibility Awareness Day Bersama YPAC

IMG_20250515_173929
Siswa-siswi Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) pada, Kamis (15/5/2025) (barometerbali/rian)

Barometer Bali | Denpasar— Dalam rangka memperingati Global Accessibility Awareness Day (GAAD), Ascott Area Bali menggelar kegiatan sosial bersama anak-anak di Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) Bali, di Jimbaran, Bali, Kamis (15/5/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen keberlanjutan dan kepedulian sosial melalui inisiatif global Ascott Cares, yang bertujuan menciptakan lingkungan inklusif, ramah disabilitas, dan berkelanjutan.

Adapun Hotel yang berpartisipasi dalam kegiatan ini antara lain Fox Hotel Jimbaran Beach, Yello Hotel Kuta Beachwalk, Harris Hotel & Convention Denpasar, Harris Hotel Kuta Tuban, Harris Hotel & Residence Sunset Road, Harris Hotel Seminyak, Harris Hotel & Residence Riverview Kuta, Maison Aurelia Sanur, serta Citadines Berawa Beach Bali.

Berita Terkait:  Walikota Jaya Negara Dampingi Gubernur Koster Lepas Denpasar Run In Love

Dhony Himawan, General Manager dari Harris Hotel & Residence Riverview Kuta, mengatakan kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mendorong kesadaran publik akan pentingnya aksesibilitas dan inklusivitas, serta memperkuat semangat kolaborasi antar unit hotel di bawah naungan Ascott di Bali.

“Keterbatasan bukan menjadi penghalang untuk terus kita tetap melangkah. Harus tetap semangat, karena mereka adalah cahaya untuk dunia,” ungkap Dhony.

Dhony berharap kegiatan ini menjadi langkah awal menuju dukungan berkelanjutan bagi komunitas penyandang disabilitas di Bali.

Sementara itu, Kepala Sekolah YPAC, Sugi Hartanti, menjelaskan bahwa saat ini jumlah siswa di YPAC 35 orang, dua di antaranya berada di tingkat TK.

Berita Terkait:  Diduga Sopir Kurang Konsentrasi, Truk Hino Picu Kecelakaan Beruntun di Jalur Denpasar–Gilimanuk

Dari 35 orang siswa tersebut berusia 8 hingga 20 tahun, dan mereka tersebar dari tingkat kelas 1 SD hingga SMA.

Sugi Hartanti juga menjelaskan bahwa YPAC tidak hanya fokus pada pendidikan, tetapi juga menyediakan layanan sosial dan kesehatan.

“Di sini ada layanan selain pendidikan, yaitu layanan sosial di asrama dan panti. Untuk layanan medisnya, kami juga menyediakan terapi,” ujarnya.

Ia katakan, sebagian besar siswa YPAC berasal dari Bali, namun ada juga beberapa siswa yang berasal dari luar daerah, seperti NTT, Batam, Lampung, dan Surabaya.

Berita Terkait:  Wagub Giri Prasta Hadiri Perayaan Imlek Bersama INTI Bali, Tegaskan Harmoni Tionghoa dan Bali Selaras Visi Pembangunan Bali

Selain pendidikan, YPAC juga memberikan keterampilan yang bisa digunakan oleh siswa setelah lulus.

“Kami memberikan pelatihan keterampilan seperti IT Komputer, kecantikan, boga (memasak), bermain alat musik, merangkai bunga, dan olah vokal,” ungkap Sugi Hartanti.

Tidak hanya itu, beberapa siswa bahkan berhasil menjuarai kompetisi tingkat nasional.

“Tahun lalu, Muhammad Bintang Ramadan meraih Juara 1 di Palembang dalam lomba kursi roda. Gusti Ayu juga menjuarai lomba make-up, dan Anggita memenangkan lomba menyanyi beberapa tahun lalu,” tuturnya.

“Kami memiliki 13 tenaga pengajar dan satu terapis yang mendampingi siswa dalam proses belajar dan terapi mereka,” tutup Sugi Hartanti. (rian)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI