KASAD: Prajurit dan ASN TNI AD Harus Berpikir Tajam, Berwawasan Luas dan Tanggung Jawab

IMG-20250519-WA0000_9VZc1zlc9B
Foto: Upacara Bendera Tujuh Belasan yang digelar di Lapangan I Gusti Ngurah Rai, Kesatrian Praja Raksaka Kepaon Denpasar Senin (19/5). (Barometerbali/udy/rah)

Barometer Bali | Denpasar – Upacara Bendera Tujuh Belasan yang digelar di Lapangan I Gusti Ngurah Rai, Kesatrian Praja Raksaka Kepaon Denpasar Senin (19/5), menjadi momen penting untuk memperkuat jati diri dan semangat pengabdian para prajurit dan ASN TNI AD.

Dalam amanat tertulis Kepala Staf TNI AD (KASAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., yang dibacakan oleh Kapok Sahli Pangdam IX/Udayana Brigjen TNI Agus Muchlis Latif, S.I.P., M.M., ditegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas seremonial, melainkan refleksi mendalam atas komitmen dan integritas sebagai garda terdepan penjaga kedaulatan bangsa.

Berita Terkait:  Bawa Santai! Jangan Mati Gaya, Lakukan Kegiatan Seru Ini saat Liburan Nyepi di Bali

“Saya menyampaikan apresiasi kepada seluruh prajurit dan ASN TNI AD atas dedikasi, integritas, dan loyalitas yang terus ditunjukkan. Keteguhan kalian dalam setiap pelaksanaan tugas merupakan cerminan nyata komitmen TNI AD,” ungkap Jenderal Maruli.

KASAD juga menyoroti babak baru dalam penguatan sistem pertahanan nasional dengan disahkannya Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2025 yang mengubah Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI. UU ini dinilai sebagai tonggak transformasi strategis menuju modernisasi pertahanan negara.

“TNI AD mendukung penuh pelaksanaan UU tersebut serta memastikan setiap prajurit memahami dan mengimplementasikannya dengan disiplin dan tanggung jawab tinggi,” tegasnya.

Berita Terkait:  Miliki Warung yang Layak, Jadi Harapan Baru Bagi Dadong Luh Sandat di Usia Senja

Sejalan dengan arah kebijakan pemerintah, peningkatan kesiapan operasional dan profesionalisme prajurit menjadi fokus utama. Hal ini diwujudkan melalui intensifikasi latihan, pembangunan sarana prasarana secara berkelanjutan, dan peningkatan kualitas pelatihan guna menjawab dinamika ancaman yang terus berkembang.

Dalam bidang kesejahteraan, KASAD menekankan pentingnya pendekatan swakelola dan swadaya yang akuntabel untuk mendukung kebutuhan internal satuan, termasuk dalam program perumahan prajurit melalui TWP (Tabungan Wajib Perumahan).

“Perhatian penuh juga diberikan terhadap penyediaan hunian yang layak, nyaman, dan terjangkau bagi prajurit. Ini bagian dari upaya konkret dalam meningkatkan kesejahteraan mereka,” tambahnya.

Berita Terkait:  Masak Nasi Goreng di Festival Imlek dan Cap Go Meh, Bupati Sanjaya Tegaskan Harmoni Tabanan

Menutup amanatnya, Jenderal Maruli berpesan agar seluruh prajurit dan ASN TNI AD terus mengasah pola pikir kritis, memperluas wawasan, serta bertindak bijak dalam setiap situasi.

“Jadilah pribadi yang tidak hanya tangguh di medan tugas, tetapi juga kuat dalam moral dan bijak dalam setiap keputusan,” tutupnya.

Hadir dalam upacara tersebut antara lain Asrendam IX/Udy, para Asisten Kasdam IX/Udy, para Dan/Kabalakdam IX/Udy, serta prajurit dan ASN se-Garnizun Denpasar. (udy/rah)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI