Gubernur Koster: Stop Pejabat Santai dan Selingkuh di Pemprov Bali

Screenshot_20250710_231201_Photo Editor
Gubernur Bali Wayan Koster berikan pengarahan untuk mempercepat pelaksanaan program strategis Bali dalam arah pembangunan 2025–2030 di Wantilan Pura Samuan Tiga, Gianyar, Kamis (10/7/2025). (barometer Bali/rah)

Barometer Bali | Gianyar – Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan komitmennya untuk mempercepat pelaksanaan program strategis Bali dalam arah pembangunan 2025–2030. Bertempat di Wantilan Pura Samuan Tiga, Gianyar, Kamis (10/7/2025), Koster mengumpulkan seluruh pejabat Pemprov Bali, mulai dari eselon II hingga fungsional, untuk satu misi: bergerak cepat dan kreatif.

“Jangan pikir saya akan santai di periode kedua. Justru saya akan lebih ngebut! Jangan ada yang korupsi dan saya dengar ada pegawai yang selingkuh, stop! Itu tidak bagus, kasihan nanti keluarganya sampai ada yang cerai,” tegas Koster di hadapan para pejabat.

Berita Terkait:  Pansus TRAP DPRD Bali Sidak Pembangunan Condotel di Cemagi, Temukan Dugaan Pelanggaran Tata Ruang

Gubernur asal Desa Sembiran itu menekankan bahwa seluruh program prioritas — baik lanjutan maupun baru — harus segera dieksekusi. Ia meminta jajaran Pemprov tak lagi menunggu perintah, melainkan proaktif dan penuh inisiatif dalam setiap langkah.

Empat isu utama yang jadi fokus yakni sampah, khususnya sampah plastik. Kemacetan, baik jangka pendek maupun infrastruktur jangka panjang. Air, sebagai kebutuhan dasar masyarakat, dan penertiban turis dan pelaku usaha pariwisata nakal.

Berita Terkait:  Hadiri Pelantikan Rektor Unmas Denpasar, Koster Ingin Kolaborasi Riset Perguruan Tinggi se-Bali

Dalam menangani sampah plastik, Koster berencana memberi insentif hingga Rp1 miliar kepada desa atau desa adat yang sukses menjalankan program pengelolaan sampah berbasis sumber. Sementara tempat publik seperti hotel dan restoran yang disiplin akan mendapat penghargaan.

Untuk kemacetan, Koster mendorong pembangunan underpass dan jalan baru di titik-titik padat, serta mempercepat pengembangan transportasi massal.

Koster juga menyampaikan bahwa selama periode pertama, meski dihadang pandemi, Bali telah menuntaskan 48 tonggak pembangunan yang menjadi landasan Bali Era Baru. Kini, katanya, saatnya bergerak lebih agresif.

Berita Terkait:  Wabup Badung Tinjau Titik Banjir di Kedonganan, Pastikan Penanganan Cepat dan Siapkan Solusi Jangka Panjang

“Jabatan adalah amanah. Saya sudah beri kepercayaan. Mari kita wujudkan pembangunan Bali dengan kerja keras, jujur, dan jauh dari perbuatan tercela,” tandasnya.

Gubernur Koster menutup pengarahan dengan ajakan untuk menjaga citra Bali sebagai destinasi dunia. Menurutnya, Bali butuh tata kelola yang disiplin agar tetap menjadi kebanggaan nasional dan internasional. (rah)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI