Dampak Penerapan Bebas Visa Turis Asia, Kunjungan Wisatawan ke Bali Naik Tajam

BARO JULEE F 19
Dampak penerapan bebas visa turis Asia, kunjungan wisatawan ke Bali naik tajam. (barometerbali/dok.shutterstock)

Barometer Bali | Denpasar – Kunjungan wisatawan ke Bali meningkat tajam sejak diberlakukannya kebijakan bebas visa bagi turis dari beberapa negara Asia pada Mei 2025.

Kebijakan ini diberlakukan sebagai bagian dari strategi pemulihan sektor pariwisata pasca-pandemi dan disambut positif oleh pelaku industri serta masyarakat lokal.

Menurut data resmi dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, jumlah wisatawan mancanegara yang masuk melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai melonjak hingga 38% dibanding bulan sebelumnya.

Berita Terkait:  Staycation Nyaman dan Berkesan, Ini 10 Rekomendasi Hotel Menarik dengan Paket Nyepi di Bali 2026

Negara dengan pertumbuhan tertinggi meliputi India, Tiongkok, dan Vietnam—yang seluruhnya masuk dalam daftar negara bebas visa untuk kunjungan singkat selama maksimal 30 hari.

Penerapan bebas visa ini tidak hanya mempermudah akses, tapi juga mendorong perputaran ekonomi lokal.

Hotel-hotel di kawasan Kuta, Seminyak, hingga Ubud melaporkan peningkatan okupansi hingga 90% pada akhir Juni 2025.

Sektor restoran, transportasi lokal, hingga UMKM kerajinan tangan ikut merasakan dampaknya.

Menurut Ketua PHRI Bali, I Gusti Ngurah Mahendra, kebijakan ini adalah “langkah konkret yang selama ini dinanti pelaku pariwisata.”

Berita Terkait:  Jadi Sorotan Pariwisata Dunia, Bali Destinasi Wisata Terbaik Dunia untuk Dikunjungi 2026 versi Tripadvisor

Ia menambahkan bahwa pendekatan bebas visa merupakan bentuk keseriusan pemerintah dalam mendorong pemulihan ekonomi dari bawah.

Tak hanya wisatawan, para digital nomad dan pelancong jangka menengah juga mulai kembali memilih Bali sebagai destinasi kerja dan rekreasi.

Hal ini mendorong munculnya tren baru dalam pola konsumsi wisata, di mana banyak wisatawan memilih tinggal lebih lama sambil tetap bekerja secara daring.

Berita Terkait:  Gubernur Koster Terbitkan Perda 4/2026, Umar Alkhatab: Bali Lindungi Lahan Produktif

Pihak Imigrasi Bali menyatakan bahwa pengawasan tetap dilakukan secara ketat, termasuk validasi tiket pulang dan akomodasi, untuk mencegah penyalahgunaan fasilitas bebas visa.

Pemerintah juga berencana menambahkan lima negara lagi ke daftar bebas visa, tergantung hasil evaluasi kuartal ketiga tahun ini.

Sebagai catatan, sektor pariwisata menyumbang lebih dari 50% terhadap PDRB Bali.

Kebangkitan industri ini diharapkan mampu mempercepat pemulihan ekonomi daerah secara menyeluruh. (ari)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI