Pemkot Denpasar Dorong Optimalisasi Teba Moderen Atasi Sampah Organik

IMG-20250812-WA0003
Foto: Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara didampingi Sekda, Ida Bagus Alit Wiradana saat memimpin Rakor Pengelolaan Sampah di Kota Denpasar dilaksanakan di Gedung Sewaka Dharma (GSD) Lumintang, Denpasar, pada Senin (11/8). (barometerbali/esa/rah)

Barometer Bali | Denpasar – Pemerintah Kota Denpasar terus berusaha untuk mendukung percepatan penanganan sampah. Hal ini sebagai langkah preventif guna memastikan kelancaran penanganan sampah jika TPA Suwung resmi ditutup.

Beberapa langkah stratagis yakni optimalisasi Teba Moderen untuk sampah organik, TPS3R dan Pusat Daur Ulang (PDU) untuk sampah an organik.

Demikian disampaikan Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara didampingi Sekda, Ida Bagus Alit Wiradana saat memimpin Rakor Pengelolaan Sampah di Kota Denpasar dilaksanakan di Gedung Sewaka Dharma (GSD) Lumintang, Denpasar, pada Senin (11/8).

Berita Terkait:  Pengawasan Takjil di Pasar Senggol Semarapura, BPOM Temukan Satu Sampel Mengandung Rhodamin B

Pelaksanaan rapat kordinasi ini turut menghadirkan berbagai stakeholder terkait. Yakni Organisasi Perangkat Daerah Pemkot Denpasar, Forum Perbekel Lurah Kota Denpasar, Bendesa Adat se- Kota Denpasar serta sejumlah kalangan lainnya.

Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara mengucapkan terima kasih kepada seluruh pemangku kebijakan di Kota Denpasar yang telah bekerja maksimal terkait pengelolaan sampah.

Meski demikian, optimalisasi akan terus dilaksanakan agar penanganan sampah dapat berjalan baik.

“Saat ini TPA Suwung masih menerima sampah an organik, sampah organik kita akan optimalisasi di Teba Modern, dan juga ada TPS3R dan PDU, semoga optimal dalam mengurangi volume sampah,” ujarnya

Berita Terkait:  Bupati Sanjaya Sembahyang Pujawali Ring Tri Kahyangan Desa Adat Kota Tabanan

Walikota Jaya Negara akan terus menggenjot pembangunan Teba Modern. Dimana, pada Perubahan APBD Kota Denpasar Tahun 2025 telah dirancang pembangunan 5.000 titik Teba Moderen.

Pembangunan ini akan menyasar fasilitas umum seperti sekolah swasta, banjar, pura, dan lainya.

Kadis DPMD Denpasar, I Wayan Budha menyampaikan rencana sistem Teba Modern di perubahan anggaran 2025 masing-masing desa mendapat tambahan BHPR paling kecil 1 Miliar lebih. Penambahan BHPR ini, didorong memprioritaskan, pengelolaan sampah, dengan pembuatan teba modern dan komposter.

Berita Terkait:  Kabupaten Bangli Giatkan Kembali Tradisi Kulkul, PKK dan Posyandu Bersatu dalam Gerakan Kebersihan Lingkungan

Ketua Forum Lurah Perbekel Kota Denpasar, I Gede Wijaya Saputra menyebut terkait pemasangan sistem Teba Modern di Desa dapat memanfaatkan dana desa dan sumber lainnya dari pemerintah kota, dan sudah bisa dilakukan di tahun ini. Sementara pembangunan unit Teba Modern dari Pemerintah Kota Denpasar bisa dioptimalkan di kelurahan.

“Nanti tergantung kebutuhan dari masing – masing dan diutamakan menyasar fasilitas umum seperti Pura, Banjar, Lapangan dan fasilitas lainya,” ujarnya. (esa/rah)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI